TINJAUAN ETIKA TERHADAP KESENJANGAN ANTARA JURNALISME DENGAN HOAX DI MEDIA SOSIAL FACEBOOK
PUJI MAISAROH, Dr. Iva Ariani
2018 | Skripsi | S1 ILMU FILSAFATINTISARI Penelitian yang berjudul "Tinjauan Etika terhadap Kesenjangan antara Jurnalisme dengan Hoax di Media Sosial Facebook" dilatar belakangi oleh ketertarikan penulis terhadap berita yang bersumber dari media sosial facebook. Berawal dari keprihatinan atas fenomena hoax, dimana keberadaan hoax tersebar di berbagai media sosial. Berita-berita hoax tersebut berpotensi memberikan dampak negatif bagi setiap orang yang membaca karena tidak ada upaya untuk mencari kebenarannya. Terlebih lagi masyarakat mempercayai begitu saja hoax sebagai kebenaran serta secara sukarela ikut menyebarluaskannya. Tujuan dari penelitian ini antara lain yaitu mendiskripsikan pengertian hoax dan dampak yang ditimbulkan, menjelaskan prinsip tanggung jawab profesi jurnalis dalam etika jurnalistik, dan menganalisis bagaimana peran profesi jurnalis dalam meninjau keberadaan hoax. Tanggung jawab etis Jurnalis digunakan untuk menganalisis persoalan hoax secara esensial karena etika jurnalistik mengkaji persoalan apa yang harus jurnalis lakukan dalam situasi tertentu dan apa yang menjadi kewajiban jurnalis. Penelitian ini merupakan penelitian filsafat dengan metode analisis kualitatif deskriptif. Dalam penelitian ini tidak hanya didasarkan pada pustaka, melainkan juga didukung dengan data observasi lapangan, yang menjadi objek utamanya adalah buku-buku atau sumber kepustakaan dan realitas faktual. Tahap utama adalah mengumpulkan data-data atau bahan-bahan. Tahap kedua adalah pengelompokan data. Tahap terakhir adalah menyusunan data penelitian secara sistematis dan analitis. Bahan data primer merupakan website facebook, buku- buku yang berkaitan dengan objek material dan objek formal. Bahan data sekunder merupakan bahan data yang mendukung bahan data primer seperti jurnal, artikel ilmiah, dan observasi lapangan. Analisis hasil yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis filosofis dengan unsur-unsur metodis yakni deskripsi, koherensi intern, interpretasi, dan refleksi. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa hoax dapat dipahami sebagai berita bohong karena pada dasarnya hoax sama sekali tidak berkaitan dengan fakta atau peristiwa, namun demikian kebenaran juga dapat menjadi hoax ketika ditambah dengan keterangan yang berlebihan atau tidak relevan sehingga menghilangkan kebenaran dari peristiwa tersebut. Jurnalis sebagai profesi dalam etika jurnalistik memiliki prinsip tanggung jawab dalam menjalankan tugasnya, yaitu menyajikan berita yang benar kepada publik. Tanggung jawab ini sangat berperan penting ketika dihadapkan dengan keberadaan hoax yang meresahkan masyarakat luas. Apabila hoax dibiarkan hal ini tentu bertentangan dengan norma jurnalistik, yaitu mengatakan kebenaran dan meminimalkan bahaya. Itulah aspek pembeda antara profesi jurnalis dengan profesi yang lain. Jurnalis melayani publik, dan oleh sebab itu apabila jurnalis memutuskan untuk mengangkat hoax sebagai bahan berita dan melaporkan letak kebenaran dari hoax yang viral demi kepentingan khalayak ramai, sekalipun itu tidak menyangkut kepentingan pribadi, merupakan perbuatan yang bermoral sebagai seorang profesional sejauh didasarkan atas permintaan hati nurani serta dibuktikan dengan kepatuhan kepada kode etik jurnalistik, dan bukan memanfaatkan situai dan kondisi untuk mencari sensasi atau materi (keuntungan). Kata kunci: hoax, bahan berita, tanggung jawab etis
This study, entitled "Ethical Review of the Gap between Journalism with Hoax in Facebook's Social Media" was backgrounded of the author's interest of news which were available on Facebook as one of social medias. It began with a concern over the phenomenon of hoaxes which their existence are scattered in various social media. They potentially gave a negative impact to everyone who has read the hoaxes because there was no attempt to find the truth. Moreover, people instantly believed it as the actual truth and voluntarily disseminate it. The goals of this study were to describe the meaning of hoax and the impact caused by it, to explain the principle of journalistic responsibility as a profession in journalistic ethics and to analyze the role of a journalist as a profession in reviewing the existence of hoaxes. The responsibility of journalistic ethics were used to essentially analyze the issue of hoaxes because journalistic ethics examine the issue of what a journalist should do in a certain circumstance and what a journalist was obligated to do. This research was a philosophical research based on qualitative-descriptive analysis method. This research was not only based on library references, but also supported by field-observation data which the main objects were books or so called as library refences and factual reality. The first step was collecting the data or the materials. The second step was classifying the data. The last step was sistematically and analytically organizing the research data. The primary data were website facebook, and books related to the material and formal object. The secondary data were the data which support the primary data such as journal, scientific article, and field-observation. The result analysis used in this research was philosophical analysis with methodical elements which were description, internal coherence, interpretation, and reflection. The result of this study shown that hoax can be understood as fake news because hoax basically has no relation to a fact or an event, but a truth could also be a hoax when it was added with exaggerated or irrelevant explanation, thus it would omit the truth of the event. Journalist as a profession in journalistic ethics had the principle of responsiblility in performing the duty which was providing an actual news to the public. This responsibility had a very significant role when it was encountered to the existence of hoax which creates the restlessness of the society. If hoax was left unsolved, it would undoubtedly against the journalistic norm, which was telling the truth and minimalize the danger. That was the distinguishing aspect of journalist with the other professions. Journalists served the public, hence if a journalist picked a hoax as news material and reported the actual truth of a viral hoax for the sake of public interest, even if it was not related to personal interest, was considered as a moral deed as a professional as long as it was based on conscience demand and proven by an obedience toward the code of journalistic ethics, rather than utilizing situations and conditions to create sensation or material (benefit).
Kata Kunci : hoax, news material, the ethical responsibility of journalists