Persepsi Masyarakat Terhadap Kualitas Lingkungan Permukiman di Kecamatan Jatiasih Kota Bekasi (Kasus Permukiman Terdampak Banjir dan Tidak Terdampak Banjir)
ZAHRA OCTAVIA S, Dr. Sri Rum Giyarsih, M.Si
2018 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGANKualitas lingkungan permukiman memiliki peran sangat penting dalam pembangunan daerah khususnya pada daerah perkotaan. Daerah yang terkena dampak bencana banjir umumnya memiliki perbedaan persepsi terhadap kualitas lingkungan permukiman dengan daerah yang tidak terkena dampak banjir. Penelitian ini bertujuan untuk (i) mengetahui kualitas lingkungan permukiman di kawasan permukiman terdampak banjir dan tidak terdampak banjir, dan (ii) mengetahui persepsi masyarakat terhadap kualitas lingkungan permukiman terdampak banjir dan tidak terdampak banjir. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei melalui teknik wawancara. Pengambilan sampel sebanyak 100 responden dilakukan dengan menggunakan teknik simple random sampling. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif melalui crosstab (tabel silang) dan korelasi pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) permukiman terdampak banjir didominasi oleh kualitas lingkungan permukiman dengan kelas sangat buruk karena kurang adanya sanitasi air yang baik dan adanya pencemaran lingkungan. Permukiman tidak terdampak banjir didominasi oleh kualitas lingkungan permukiman dengan kelas sangat baik karena didukung oleh sarana dan prasarana lingkungan permukiman yang baik (2) persepsi masyarakat terhadap kualitas lingkungan permukiman pada permukiman terdampak banjir didominasi oleh persepsi sangat positif yang berarti masyarakat merasa nyaman dan tidak ada keinginan untuk pindah rumah. Sedangkan pada permukiman tidak terdampak banjir didominasi oleh persepsi sangat negatif karena tingkat kerukunan antar warga kurang baik.
The quality of the settlement environment has a very important role in regional development, especially in urban areas. Areas affected by floods generally have different public perceptions quality of the settlement environment with areas not affected by the flood. This study aims to determine the quality of the settlement environment in affected by the flood, and the settlement that are not affected by floods. The research method used survey method through interview technique. Sampling of 100 respondents performed by using simple random sampling technique. The analysis technique used descriptive quantitative analysis through crosstabs and pearson correlation. The results show that (1) the flood-affected settlements are dominated by the very bad quality of the settlement environment, it caused by bad air sanitation and environmental pollution. Non-flooded settlements are dominated by the good quality of the settlement environment, because they are supported by good facilities and infrastructure (2) peoples perception of flood affected settlements are dominated by very positive perceptions which means the community feels comfortable and there is no desire to move home. While the perception of the people in the non-flooded settlements are dominated by very negative perception because the level of harmony among the citizens is not good.
Kata Kunci : Kualitas Lingkungan Permukiman, Persepsi Masyarakat, Terdampak Banjir