PERANAN KPU KABUPATEN SLEMAN DALAM MENJAMIN HAK PILIH MAHASISWA PENDATANG PADA PEMILU PILPRES 2014
FATHUR RAHMAN GHASALI, Dra. Ratnawati, S.U.
2017 | Skripsi | S1 ILMU PEMERINTAHAN (POLITIK DAN PEMERINTAHAN)Di Kabupaten Sleman, terdapat sekitar 222.608 mahasiswa asal luar daerah. Namun, karena kurangnya sosialisasi, banyak di antara mereka yang tidak memiliki formulir A5, yakni daftar isian pindah memilih, sehingga mereka tidak bisa menggunakan hak pilihnya dalam pemilu pilpres 2014. Berita yang dipublikasikan oleh antaranews.com diperkuat oleh harianjogja.com, bahwa mahasiswa pendatang yang melaksanakan pemilihan umum pemilihan presiden hanya 2.200 mahasiswa, namun menurut Ketua KPU Sleman, hal ini merupakan peningkatan antusiasme mahasiswa tersebut menjadi indikasi positif. Mahasiswa dianggap sudah lebih sadar politik. Berdasarkan uraian latar belakang dan permasalahan yang terjadi dilapangan pada pemilihan umum presiden pada tahun 2014, maka peneliti memfokuskan penelitiannya pada peranan KPU Kabupaten Sleman dalam menjamin mahasiswa pendatang dalam menggunakan hak pilihnya pada Pemilu Pilpres 2014, apa saja yang telah dilakukan oleh KPU Sleman dalam menjamin hak pilih mahasiswa yang berada di Kabupaten Sleman. Teori yang digunakan pada penelitian ini adalah teori peranan, teori ini sejalan dengan penelitian ini dimana teori ini menjelaskan bahwa seseorang atau sekelompok orang dikatakan berperan ketika telah menjalankan hak dan kewajibannya, dan pada penelitian ini akan berfokus pada KPU Sleman apakah sudah menjalankan hak dan kewajibannya dalam menjamin hak pilih mahasiswa pendatang, apakah usaha atau sesuatu yang telah dilaksanakan oleh KPU Sleman sehingga KPU Sleman dapat dikatakan telah berperan dalam menjamin hak pilih mahasiswa pendatang yang ada di Kabupaten Sleman. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Menurut hasil yang ditemukan peneliti, Peran KPU Sleman sudah cukup baik dalam menjamin hak pilih mahasiswa pendatang yang didapat dari wawancara yang dilakukan pada beberapa narasumber yang terkait perihal pemilu pilpres 2014 walaupun masih belum maksimal dan kekurangan dalam penyimpanan arsip dan dokumentasi cukup menyulitkan peneliti untuk mengumpulkan bukti di lapangan serta pergantian/pindah tugasnya beberapa pihak yang berkaitan dengan pemilu pilpres 2014 cukup mengambat peneliti dalam pengumpulan data. Dalam menjamin hak pilih mahasiswa KPU Sleman banyak mengalami hambatan yaitu beberapa partai yang sudah kampanye di awal dan melanggar tatacara kampanye, Adanya oknum-oknum yang kuat yang bisa mengatur untuk jalannya pemilu Pilpres, dan dalam mendapatkan data harus ke beberapa instansi untuk mendapatkan data mahasiswa tersebut sehingga KPU Sleman susah untuk mendapatkan data mahasiswa pendatang, KPU Sleman masih menghadapi masalah dengan memberikan formulir A5 kepada mahasiswa pendatang, dan masih banyak lagi hambatan yang ada tetapi hambatan tersebut telah diberikan solusi dari KPU Sleman dalam mengatasi hambatan yang ada, secara keseluruhan KPU Sleman telah berperan cukup baik dalam usaha menjamin hak pilih mahasiswa pendatang yang berada di Kabupaten Sleman.
In Kabupaten Sleman, there are approximately 222,608 students from outside the region. However, due to lack of socialization, many of those who do not have A5 form, the list of entries moved to vote, so they can not exercise their right to vote in the 2014 presidential election. The news published by antaranews.com is reinforced by harianjogja.com, which conducts presidential election only 2,200 students, but according to Chairman KPU Sleman, this is an increase student enthusiasm become a positive indication. Students are considered more politically aware. Based on the description of the background and the problems that occurred in the field in the presidential election in 2014, the researcher focuses on the role of KPU Sleman District in ensuring migrant students in using the right to vote in the 2014 election, what has been done by KPU Sleman in guaranteeing the rights select students who are in Sleman District. The theory used in this research is role theory, this theory is in line with this research where this theory explains that a person or a group of people is said to play a role when they have exercised their rights and obligations, and in this research will focus on KPU Sleman whether already exercising its rights and obligations in guarantees the right to select the migrant students, whether the business or something that has been implemented by the KPU Sleman so that KPU Sleman can be said to have a role in ensuring the suffrage rights of existing immigrant students in Sleman District. The type of research used is descriptive research with qualitative approach. According to the results found by researchers, the role of the KPU Sleman is good enough in ensuring the suffrage of select student migrants obtained from interviews conducted on several speakers related to elections election 2014 although still not maximized and lack in archive storage and documentation is quite difficult for researchers to collect evidence in the field and the replacement / transfer of duties of some parties related to the 2014 presidential election is enough to hinder the researchers in collecting data. In ensuring the right to vote students KPU Sleman many experienced obstacles that some parties who had campaigns at the beginning and violate the rules campaign, The existence of powerful elements who can arrange for the running of election Pilpres, and in getting the data must be to several agencies to get the student data so that KPU Sleman difficult to get data of student immigrants, KPU Sleman still facing problem by giving form A5 to student immigrants, and many more obstacles that exist but the barrier has been given solution from KPU Sleman in overcoming obstacles that exist, overall KPU Sleman has plays a pretty good role in ensuring the right to select students of immigrants who are in Sleman District.
Kata Kunci : Peran, KPU Sleman, Hak Pilih Mahasiswa pendatang, Pilpres 2014.