THE IMPACT OF MERGERS AND ACQUISITION ON MARKET PERFORMANCE AND OPERATIONAL EFFICIENCY, EVIDENCE FROM INDONESIAN BANKING INDUSTRY FROM 2008-2013
FAISAL IBRAHIM, Ahmad Jamli, Drs., M.A.
2018 | Skripsi | S1 ILMU EKONOMITujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisa pengaruh dari merger dan akuisisi terhadap kemakmuran pemegang saham yang diproksi oleh CAAR dan efisiensi operasional yang diproksi oleh Total factor productivity change. Penelitian ini akan hanya fokus pada aktifitas merger dan akuisisi yang dilakukan pada tahun 2008 sampai 2013 pada sub-sektor industry perbankan. Populasi penelitian ini adalah industry keuangan sub-sektor perbankan yang tercatat pada Bursa Efek Indonesia pada tahun 2005-2016. Metode penentuan sampel dengan metode purposive sampling, dengan beberapa kriteria yang telah ditentukan maka jumlah sampel adalah sebanyak 28 perusahaan sampel bank dibagi dengan yang telah melakukan merger dan akuisisi dan tidak. Data penelitian merupakan data sekunder yang diperoleh dari beberapa sumber, terutama dari Bloomberg Database, dan Thomson Reuters Database. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Event Study, DEA, dan Malmquist DEA. Hasil pengujian pada penelitian ini menunjukkan bahwa Merger dan akuisisi tidak berpengaruh secara signifikan terhadap cumulative average abnormal return, tidak adanya perbedaan yang signifkan antara total factor productivity change 3 tahun sebelum dan sesudah Merger dan akuisisi dilaksanakan, tidak adanya perbedaan yang signifikan antara total factor productivity change bank yang telah melakukan Merger dan akuisisi dan bank yang tidak melakukan Merger dan akuisisi, 3 tahun setelah Merger dan akuisisi dilaksanakan.
The purpose of this research is to find out and analyze the effect of mergers and acquisitions on market value/shareholder wealth proxied by Cumulative Average Abnormal Return, and on Operational Efficiencies, measured by Factor Productivity Change. The author will only focus on the activity of mergers and acquisitions that were conducted from 2008 to 2016 in the banking sub-sector industry. The study population is listed Banking Companies of Banking Sub-Sector Industry in Indonesia Stock Exchange from 2005 to 2016. Sampling method with purposive sampling method, with some predetermined criteria, the number of samples are 28 banks, divided by banks who have conducted Mergers and Acquiitions and have not conducted Mergers and Acquisitions. The research data is a secondary data obtained from various sources, mainly Bloomberg Database, and Thomson Reuters Database. Data Analysis Technique used in this study is Event Study Methodology, DEA, and Malmquist. The results of this study showed that mergers and acquisitions does not have a significant influence on Cumulative Average Abnormal Return, there is no significant difference of Total Factor Productivity Change 3 years before and after mergers and acquisitions is conducted, and there is no significant differences of total factor productivity change, between banks who have conducted Mergers and acquisitions, and banks who did not conduct mergers and acquisitions following 3 years after mergers and acquisitions is conducted.
Kata Kunci : Mergers and Acquisitions, Event Study, Data Envelopment Analysis, Malmquist Index, CAAR, Total Factor Productivity Change