FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUNJUNGAN PEMERIKSAAN KEHAMILAN K4 PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI PUSKESMAS BANGUNTAPAN II
KHUSNA ADILLA, Mumtihana Muchlis, S.ST., M.Kes ; dr. Hadianto Ismangoen, Sp.A
2018 | Tugas Akhir | D4 BIDAN PENDIDIK SVLatar belakang K4 adalah pemeriksaan kehamilan yang dilakukan paling sedikit 4 kali selama kehamilan, yaitu 1 kali pada trimester pertama, 1 kali pada trimester kedua, dan 1 kali pada trimester ketiga.Tahun 2016, Puskesmas Banguntapan 2 memiliki cakupan K4 78% dari target 95%. Tujuan Mengetahui secara lebih mendalam gambaran dan faktor-faktor apa saja yang berhungan dengan kunjungan pemeriksaan kehamilan K4 di Puskesmas Banguntapan 2. Metode Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 33 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah accidental sampling. Teknik analisis Chi Square dengan alfa 0,05. Instrumen dalam penelitian ini adalah kuisioner dan buku kesehatan ibu dan anak (KIA) Hasil Hasil penelitian menunjukkan bahwa 75,8% ibu melakukan kunjungan pemeriksaan kehamilan K4 dari tujuh variabel yang diteliti, empat variabel tidak terbukti mempunyai hubungan, yaitu umur (p value 0,170 , OR 3,167), tingkat pendidikan (p value 0,078 , OR 6,900), kualitas ANC (p value 0,137 , OR 4,400), dan jarak rumah ke fasilitas kesehatan (p value 0,304 , OR 2,125), sedangkan pekerjaan (p value 0,020 , OR 0,114), pengetahuan (p value 0,020 , OR 8,750), dan dukungan keluarga (p value 0,008 , OR 12,000) terbukti mempunyai hubungan yang signifikan dengan kunjungan K4. Kesimpulan Para bidan diharapkan tetap aktif dalammemberikan edukasi pada ibu hamil tentang manfaat dilakukan pemeriksaan hamil secara rutin sebagai upaya deteksi dini.
Background K4 is gestation checkup with the number of visit at least four times with proviso one time in first trimester, one time in second trimester, and at least two times in third trimester. In 2016, Puskesmas Banguntapan 2 had the level of K4 gestation checkup is 78% from the target 95%. Objective Recognizing deeper description and factors of anything that connects with the low visit of K4 gestation checkup in Puskesmas Banguntapan 2. Method The type of this study was an quantitative study with cross sectional approach. Respondent on this research were 33 pregnant women. Sampling technique was accidental sampling. Analysis test is conducted Chi Square by using alpha 0,05. The instrument which using questionnaires and KIA book. Result The results showed that 75,8% of pregnant women attend K4 gestation checkup visit. From seven variables which were studied, four variables did not prove relationship, namely age (p value 0,170 , OR 3,167), education (p value 0,078 , OR 6,900), quality of ANC (p value 0,137 , OR 4,400), and distance to heatlh service (p value 0,304 , OR 2,125), while employment (p value 0,020 , OR 0,114), antenatal care knowledge (p value 0,020 , OR 8,750), and family support (p value 0,008 , OR 12,000) proved a significant relationship with the K4 gestation checkup visit. Conclusion Midwives are expected to improve health services to pregnant women in accordance with minimum service standards as an increase in promotive and preventive efforts.
Kata Kunci : Pemeriksaan Kehamilan K4, Kunjungan, K4 Gestation Checkup, Visit