Laporkan Masalah

Challenging the Resource Curse Theory: A Case Study of Alberta, Canada and Its Gas Industry

AMINAH SALSABILA, Prof. Dr. Mohammad Mohtar Mas'oed

2018 | Skripsi | S1 ILMU HUBUNGAN INTERNASIONAL

Negara kelimpahan sumber daya dianggap rentan untuk terkena Kutukan Sumberdaya Alam. Negara-negara ini dianggap lebih lamban dalam pembangunan, baik itu ekonomi ataupun politik, bila dibandingkan dengan mereka yang tidak memiliki kelimpahan sumber daya alam karena ketidakmampuan dalam mengelola sumber daya alam mereka. Alih-alih menerjemahkan kekayaan sumber daya menjadi keuntungan yang lebih besar untuk negara dan masyarakat pada khususnya, mereka tersesat dalam distorsi ekonomi dan politik karena tidak memiliki kemampuan untuk mempertahankan pendapatan sumber daya untuk diinvestasikan dalam pembangunan. Peristiwa yang terjadi di negara-negara seperti Venezuela dan Nigeria dianggap dapat mendukung asumsi ini. Tesis ini bertujuan untuk menghadapi pembahasan yang disajikan oleh teori kutukan sumber daya dengan meletakkan sebuah studi kasus positif di Alberta, sebuah provinsi yang terletak di Kanada Barat dengan industri gasnya. Dengan argumen bahwa Alberta berhasil lolos dari kutukan tersebut. Keberhasilan Alberta ini dapat dikontribusi pada rezim fiskal yang memungkinkan provinsi tersebut memaksimalkan keuntungan mereka dari industri bersamaan dengan diimplementasikan dengan disiplin fiscal yang diterapkan. Provinsi ini juga membuat konfigurasi kelembagaan yang kuat yang memungkinkan pendapatan dari industri dikelola dan dilaksanakan secara efisien.

Resource abundance countries are deemed to incline to the Resource Curse. These countries are defined to lag in development when in comparison to those who do not possess abundance natural resource due to the inability in managing their natural resources. Instead of translating the resource wealth into a greater benefit for the country and the people in particular, they are lost into economic and political distortion lacking the ability to sustain the resource revenue to invest in development. The event that happened in countries such as Venezuela and Nigeria to a great extent, supported this assumption. This thesis aims to confront the discussion presented by the resource curse theory by putting up front a positive case study of Alberta, a province located in Western Canada and its gas industry. By arguing that Alberta has managed to escape the curse. This success of Alberta can be contributed to the fiscal regime that allows the province to maximize their benefit from the industry while being implemented with a degree of fiscal discipline. The province also set up a strong institutional configuration that allows revenue from the industry to be managed and exercised efficiently.

Kata Kunci : Natural Resources, Resource Curse Theory, Resource Nationalism, Canada, Alberta, Gas Industry, Power Distribution, Federal Government, Tax Regime, Fiscal Discipline, Sovereign Wealth Fund


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.