KAJIAN DAN ALTERNATIF PERKUATAN STRUKTUR GEDUNG RUANG KULIAH BARU IAIN SYEKH NURJATI CIREBON MENGGUNAKAN SNI TERBARU
FADHIL UMRON, Agus Kurniawan, ST., MT., Ph.D
2018 | Tugas Akhir | D4 TEKNIK PENGELOLAAN DAN PEMELIHARAAN INFRASTRUKTUR SIPILGedung Ruang Kuliah Baru (RKB) IAIN Syekh Nurjati yang selesai dibangun awal tahun 2017 terdapat bahwa dalam perancangannya masih digunakan aturan yang lama yaitu Peraturan Perencanaan Tahan Gempa Indonesia untuk Gedung 1983, Petunjuk Perencanaan Beton Bertulang 1987, dan Peraturan Beton Bertulang Indonesia (PBI) 1971. Namun kemudian Badan Standardisasi Nasional Indonesia melakukan revisi mengenai SNI yang digunakan dalam perencanaan bangunan yaitu SNI 2847:2013 tentang Persyaratan Beton Struktural untuk Bangunan Gedung sebagai revisi dari SNI 03-2847-2002, SNI 1726:2012 tentang Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung sebagai revisi dari SNI 1726-2002, dan SNI 1727:2013 tentang Beban Minimum untuk Perancangan Bangunan Gedung dan Struktur Lain sebagai revisi dari Perencanaan Pembebanan untuk Rumah dan Gedung 1989 (SNI 1727:1989) yang menjadi latar belakang penelitian pada Proyek Akhir ini. Komponen struktur yang ditinjau yaitu 7 tipe pelat, 9 tipe balok, 5 tipe kolom, dan 1 tipe joint. Data komponen struktur didapatkan dari shop drawing dan as built drawing, mutu baja tulangan dan mutu beton (RKS), data mutu beton yang digunakan di lapangan (RAB), dan data penyelidikan tanah Gedung Ruang Kuliah Baru (RKB) IAIN Syekh Nurjati Kota Cirebon. Pembebanan ditentukan berdasarkan pada SNI 03-1727-1989, SNI 1726:2012, dan SNI 1727:2013. Analisis struktur dilakukan menggunakan software SAP 2000 v11 untuk struktur atap dan kubah, sedangkan software ETABS 2015 untuk struktur portal. Gaya-gaya dalam hasil analisis tersebut dibandingkan dengan hasil perhitungan kekuatan komponen struktur yang mengacu pada SNI 2847:2013. Hasil analisis menunjukkan bahwa dari 7 tipe pelat, terdapat 5 tipe pelat yang memenuhi syarat lentur. Analisis balok menunjukkan dari 9 tipe balok, terdapat 1 tipe balok yang memenuhi syarat lentur, 1 tipe balok yang memenuhi syarat geser, dan 1 tipe balok yang memenuhi syarat torsi. Analisis kolom menunjukkan terdapat semua tipe kolom tidak memenuhi syarat kolom uniaksial. Analisis kolom lainnya menunjukkan dari 5 tipe kolom, terdapat 2 tipe kolom yang memenuhi syarat geser. Analisis joint menunjukkan bahwa kebutuhan tulangan geser horisontal dan kebutuhan tulangan geser vertikal dapat terpenuhi. Jenis perkuatan yang disarankan untuk diterapkan pada pelat dengan penambahan tulangan tarik dan komposit mortar dan kolom dengan metode penyelubungan beton. Perkuatan dengan penambahan pelat baja struktural menurut SNI 1729:2015 pada balok mengalami kenaikan kapasitas lentur nominal sebesar 74,25 kNm (45,638%) dan kenaikan kapasitas geser nominal sebesar 328,32 kNm (171,231%).
New Lecture Room (RKB) IAIN Syekh Nurjati Cirebon, which was completed early in 2017, is that in the design still used the old rules of Indonesia Earthquake Resistant Planning for Building 1983, Reinforced Concrete Reinforcement Instructions 1987, and Indonesia Reinforced Concrete Regulation (PBI) 1971. But then the Indonesian National Standardization Agency revised the SNI that was used in building planning, namely SNI 2847:2013 on Structural Concrete Requirements for Building Buildings as a revision of SNI 03-2847-2002, SNI 1726:2012 on Procedures for Earthquake Resistance Planning for Structures Building and Non Building Building as a revision of SNI 1726-2002, and SNI 1727:2013 on Minimum Expenses for Building Design and Other Structures as a revision of the Planning for Houses and Buildings 1989 (SNI 1727:1989) which became the background of research on this Final Project. The structural components reviewed are 7 types of plates, 9 types of beams, 5 column types, and 1 joint type. Data of structural components obtained from shop drawing and as built drawing, quality of reinforcing steel and concrete quality (RKS), concrete quality data used in the field (RAB), and ground investigation data of IAIN Syekh Nurjati Building Cirebon. Loading is determined based on SNI 03-1727-1989, SNI 1726:2012, and SNI 1727:2013. Structural analysis was performed using the software SAP 2000 v11 for roof and dome structure, while the software ETABS 2015 for portal structure. The forces in the results of the analysis are compared with the calculation results of the strength of structural components referring to SNI 2847:2013. The results showed that of 7 types of plates, there are 5 types of plates that fulfill the bending requirements. The beam analysis showed that of 9 types of beams, there are 1 types of beams that fulfill bending requirements, 1 types of beams that fulfill shear requirements, and 1 types of beams that fulfill torque requirements. The column analysis showed that all column types unfulfill for uniaxial columns. The other column analysis showed from 5 column types, there are 2 column types that fulfill shear requirements. Joint analysis showed that horizontal shear reinforcement requirement and vertical shear reinforcement requirement can be fulfilled. Recommended type of strengthening to be applied to plate with addition of tensile reinforcement and mortar composite and column with concrete jackets method. The strengthening by addition of structural steel plate according to SNI 1729:2015 on beam has increased the nominal bending capacity by 74,25 kNm (45,638%) and the nominal shear capacity increase is 328,32 kNm (171,231%).
Kata Kunci : Kajian Struktur, Gedung Ruang Kuliah Baru (RKB) IAIN Syekh Nurjati Cirebon, SNI 1726:2012, SNI 1727:2013, SNI 2847:2013, Perkuatan, Pelat Baja Struktural Penyelubungan Beton/Structural Review, Building Structure New Lecture Room IAIN Syekh Nurjati Cirebon