PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN RUANG TERBUKA HIJAU PUBLIK DI KECAMATAN UMBULHARJO, KOTA YOGYAKARTA
AGUS SETIAWAN, Dr.rer.pol. Dyah Widiyastuti, M.CP.
2018 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAHPemerintah Kota Yogyakarta terus mengupayakan penyediaan RTH publik yang berlokasi di tengah permukiman. RTH publik sebagai tempat untuk bersosialisasi dan meningkatkan nilai estetika serta kualitas permukiman. Penambahan ruang terbuka hijau dilakukan setiap tahun di seluruh wilayah Kota Yogyakarta. Keberhasilan proses pengelolaan RTH publik yang bersifat berkelanjutan tidak terlepas dari berbagai hal, salah satunya adalah partisipasi masyarakat. Kecamatan Umbulharjo adalah salah satu kecamatan di Kota Yogyakarta yang telah memiliki empat RTH publik di tahun 2015. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui partisipasi masyarakat dalam pengelolaan RTH publik di Kecamatan Umbulharjo yang dijabarkan dalam a.) bentuk partisipasi dan b.) pemangku kepentingan yang berpartisipasi dalam pengelolaan RTH publik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Pengumpulan data primer dilakukan dengan teknik observasi dan wawancara mendalam dengan informan kunci. Data sekunder digunakan untuk membantu proses analisis dalam setiap tujuan. Penelitian dilakukan di empat lokasi, yakni Kelurahan Sorosutan, Kelurahan Pandeyan, Kelurahan Giwangan, dan Kelurahan Mujamuju. Penyajian data menggunakan tabel dan kutipan in-depth interview. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat di keempat lokasi melakukan bentuk partisipasi dalam setiap tahapan pengelolaan. Bentuk partisipasi bentuk partisipasi sosial, buah pikiran, keterampilan, harta benda, dan tenaga dijumpai pada pengelolaan RTH di Kecamatan Umbulharjo. Bentuk partisipasi masyarakat didominasi oleh bentuk partisipasi pikiran. Pemangku kepentingan dalam pengelolaan RTH dapat dikelompokkan menjadi pemangku kepentingan kunci, penunjang, dan utama. Pemangku kepentingan yang paling aktif terlibat dalam pengelolaan RTH publik di Kecamatan Umbulharjo adalah masyarakat setempat yang aktif berpartispasi pada setiap tahapan pengelolaan.
Yogyakarta City Government continues to seek the provision of public green open space located in the middle of the settlement. Public green open space as a place to socialize and increase the aesthetic value and the quality of the settlement. The addition of green open space is done every year throughout the city of Yogyakarta. The success of the process on public green open space management will not be separated from various things, one of which is community participation. Umbulharjo is one of the sub-districts in Yogyakarta City which has four public green open spaces built in 2015. Therefore, the purpose of this research is to know the participation of the community in the management of public green open spaces in Umbulharjo described in a.) Form of participation, and b.) Stakeholders in public open green space management. This research uses descriptive qualitative method. The data used primary data and secondary data. The primary data collection used observation techniques and in-depth interview to key informants. While secondary data is used to assist the process of analysis in each goal. The research was conducted in four locations, they are Sorosutan, Pandeyan, Giwangan, and Mujamuju. Presentation of data using tables and citation from indepth interview. The results showed form of social participation, thoughts, skills, property, and energy are found in the management of public green open space in Umbulharjo. The form of community participation is dominated by the form of mind participation. Stakeholders in the public green open space management can be grouped into key, supportive, and major stakeholders. The stakeholders who are most actively involved in the management of public green open space in Umbulharjo are the local people who actively participate in every stages of management.
Kata Kunci : Partisipasi Masyarakat, Pengelolaan, Ruang Terbuka Hijau Publik