Laporkan Masalah

HUBUNGAN POLA ASUH DENGAN KUALITAS HIDUP ANAK USIA TODDLER (2-4 TAHUN) DI WILAYAH PUSKESMAS JETIS KOTA YOGYAKARTA

INDAH ASRIN F, Heni Puji Wahyuningsih M.Keb;Drs.Zulaela, Dipl. Stats, M.Si

2018 | Tugas Akhir | D4 BIDAN PENDIDIK SV

Anak adalah generasi yang dapat meneruskan cita-cita dan tujuan bangsa. Saat ini 84 juta anak mewakili sepertiga dari total populasi penduduk di Indonesia. Sepanjang tahun 2008-2012, sebanyak 40 anak di Indonesia meninggal sebelum mencapai usia 5 tahun dari 1000 kelahiran hidup dan 35 juta lebih anak beresiko meninggal antara waktu 2015-2028 yang sebagian besar diakibatkan karena penyebab yang dapat dicegah seperti pneumonia, diare, malaria, masalah gizi, dan penyebab lainnya. Sejauh mana anak dapat berkembang dari sisi kesehatan dan gizi, kesejahteraan dan pendidikan, serta lingkungan tempat mereka tumbuh merupakan merupakan beberapa faktor penentu masa depan Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh orang tua dan kualitas hidup anak usia 2-4 tahun di wilayah Puskesmas Jetis Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling, dan terpilih besar jumlah sampel 80 reponden dengan 2 sampel lost to follow up sehingga jumlah total sampel pada penelitian ini berjumlah 78 responden. Alat pengumpulan data pola asuh menggunakan kuesioner yang diadopsi dari CEBU RS. Sardjito, sedangkan kuesioner kualitas hidup diadopsi dari PedsQL Genenic Core Scale for Toddler (2-4 tahun) Versi 4.0 Parent Report. Analisis data menggunakan Mann Whitney, Independent T test, dan Resgresi Linear Berganda. Hasil penelitian menunjukkan 51,3% memiliki pola asuh yang baik, dan 48,7% memiliki pola asuh yang buruk. Nilai rata-rata kualitas hidup anak sebesar 1618,5, dan nilai standar deviasinya adalah 146,5. Pola asuh dan jenis kelamin mempengaruhi kualitas hidup anak. Aspek kehangatan dan perhatian perlu ditingkatkan pada pola asuhan kepada anak laki-laki.

Children are the generation who will continue the ideals and goals of nation. Currently 84 million children represent one-third of total population in Indonesia. Throughout 2008-2012, as many as 40 children from 1000 live births died before 5 years in Indonesia and 35 million more children at risk of death between 2015-2028 most of which were caused by preventable causes such as pneumonia, diarrhea, malaria, problems nutrition, and other causes. The extent to which children can develop in terms of health and nutrition, welfare and education, and the environment where they grow are among the key determinants of Indonesia's future. This study aims to determine the relationship between parenting style and quality of life in children aged 2-4 years in Jetis Health Center Yogyakarta area. This research is an observational analytic research with cross sectionalstudy design. The ampling used by simple random sampling technique, and seleected by 80 samples with 2 samples are lost to follow up samples so that the total sample in this research was 78 respondents. This study using using questionnaires adopted from CEBU RS. Sardjito for parenting style scoring and PedsQL Genenic Core Scale for Toddler (2-4 years) Version 4.0 Parent Report adopted by Varni from Mapi to scoring quality of life. Data analysis using Mann Whitney, Independent T test, and Multiple Linear Regression. The results showed that 51.3% had a good parenting pattern, and 48.7% had poor parenting. The average value of a child's quality of life is 1618.5, and the standard deviation value is 146.5. Parenting and gender affect the quality of life of children. The aspect of warmth and attention needs to be improved on the pattern of care for boys.

Kata Kunci : Pola Asuh dan Kualitas Hidup,Parenting Style and Quality of Life


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.