Laporkan Masalah

UJI AKTIVITAS ANTITUBERKULOSIS EKSTRAK ETIL ASETAT DAUN JATI (Tectona grandis Linn. f.)

YANA BINTORO PRIAMBODO, Dr. Tatang Irianti, M.Sc., Apt.; Dr. Sylvia Utami Tunjung Pratiwi, M.Si.

2018 | Skripsi | S1 FARMASI

Tuberkulosis merupakan suatu penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Bahaya penularan dan resistensi mikroba melatarbelakangi pengembangan antituberkulosis dari bahan alam. Secara empiris daun jati bermanfaat sebagai antibakteri dan obat tuberkulosis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antituberkulosis ekstrak etil asetat daun jati (Tectona grandis Linn. f.) terhadap M. tuberculosis strain H37Rv dan mengidentifikasi golongan senyawa dalam ekstrak uji. Uji aktivitas antituberkulosis metode dilusi cair menggunakan media Middlebrook 7H9 Broth dan visualisasi menggunakan media Löwenstein Jensen. Uji dilakukan pada 3 seri konsentrasi ekstrak etil asetat daun jati yaitu 200; 400; dan 800 µg/mL untuk memperoleh nilai konsentrasi bunuh minimum (KBM) ekstrak etil asetat daun jati terhadap M. tuberculosis. Identifikasi golongan senyawa metode kromatografi lapis tipis digunakan senyawa pembanding kuersetin, timol, dan kuinina. Ekstrak etil asetat daun jati berpotensi memiliki aktivitas antituberkulosis terhadap M. tuberculosis strain H37Rv secara in vitro dengan hasil nilai KBM sebesar 400 µg/mL serta diprediksi mengandung senyawa golongan terpenoid dan senyawa fenolik.

Tuberculosis is an infectious disease caused by Mycobacterium tuberculosis. Risk of mycobacterial infection and resistance towards TB medication encourage the development antituberculosis agent from natural substance, one of which is teak leaves (Tectona grandis Linn. f.). Teak leaves are known to have antibacterial activity against some pathogenic bacteria. This study aim to investigate antituberculosis activity of ethyl acetate extract of teak leaves against M. tuberculosis H37Rv strain. Antituberculosis activity test done by using dilution method with Middlebrook 7H9 Broth medium and visualization with Löwenstein Jensen medium. The test was performed on ethyl acetate extract of teak leaves concentration of 200, 400, and 800 μg/mL to obtain the minimum bactericidal concentration (MBC) of tested extract against M. tuberculosis. The identification of classes of compounds in tested extract was performed by thin layer chromatography with comparative compounds: quercetin, thymol, and quinine. Ethyl acetate extract of teak leaves has the potential antituberculosis in vitro activity against M. tuberculosis H37Rv strain resulted in MBC value of 400 μg/mL and contains terpenoid and fenolic compounds.

Kata Kunci : antituberkulosis, Tectona grandis, ekstrak etil asetat daun jati, identifikasi golongan senyawa.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.