PERAKITAN DAN KARAKTER MOLEKULAR MELON HIBRIDA (Cucumis melo L. 'MELONI')
PUNGKY RAMADHAN RIVALDI, Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc.
2018 | Skripsi | S1 BIOLOGIMelon (Cucumis melo L.) merupakan tanaman hortikultura dari Familia Cucurbitaceae yang dapat dikembangkan melalui pemuliaan tanaman. Saat ini berbagai kultivar melon terus dikembangkan untuk mendapatkan kualitas buah melon terbaik sehingga dapat memenuhi kebutuhan pasar. Pada umumnya pengembangan kultivar melon ditujukan untuk mendapatkan buah melon yang manis, beraroma segar, dan berdaging renyah. Di Indonesia terdapat kurang lebih 94 kultivar melon. Banyaknya kultivar melon ini menyebabkan persaingan pasar cukup ketat khususnya persaingan antara melon lokal dengan melon impor. Dalam rangka meningkatkan produksi melon lokal yang unggul perlu adanya pemuliaan tanaman melon lokal sehingga dapat bersaing dengan melon impor. Pada penelitian ini digunakan melon 'Meloni' sebagai salah satu kultivar melon hasil rakitan Laboratorium Genetika dan Pemuliaan Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan hibrida unggul melon 'Meloni', mengetahui karakter fenotip melon 'Meloni' hibrida, serta mengetahui karakter molekular dan tingkat similaritas melon 'Meloni' hibrida dibandingkan dengan melon 'Meloni' galur betina dan galur jantan berdasarkan analisis menggunakan metode PCR-ISSR. Penelitian ini dilakukan dengan cara penanaman melon untuk mengetahui karakter utama yang dimiliki oleh kedua galur jantan dan galur betina melon 'Meloni', selanjutnya dilakukan persilangan antara galur jantan dan galur betina melon 'Meloni' untuk memperoleh benih melon 'Meloni' F1 sebagai melon hibrida. Fenotip melon 'Meloni' hibrida dikarakterisasi serta dilakukan isolasi DNA dan variasi genetik melon 'Meloni' hibrida dengan melon 'Meloni' galur jantan dan betina menggunakan metode PCR-ISSR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melon 'Meloni' hibrida memiliki fenotip yang stabil dan karakternya merupakan gabungan antara melon 'Meloni' galur betina dan galur jantan. Melon 'Meloni' galur betina, galur jantan, dan hibrida sudah stabil secara molekular berdasarkan pengujian dengan PCR-ISSR serta memiliki tingkat similaritas 100%.
Melon (Cucumis melo L.) is a horticultural crop of the Family Cucurbitaceae that can be developed through plant breeding. Nowadays, there are so many melon cultivars developed continuously to produce the best melon fruit quality in onder to fulfill the market demand. In general, the development of melon cultivars intended to get the sweet melon, flavorful fresh, and crunchy flesh. In Indonesia, there are approximately 94 melon cultivars. This led to tight market competition, especially between local and imported melon. In order to increase the production of superior local melons, it is necessary to conduct plant breeding on local melons so that it can compete with imported melons. This research used melon 'Meloni' known as the product of assembly melon cultivars in Laboratory of Genetics and Breeding Faculty of Biology Universitas Gadjah Mada. The purpose of this study were to obtain superior hybrid of melon 'Meloni', to know the phenotypical characters of melon 'Meloni' hybrid, and to determine the molecular characters and similarity level of melon 'Meloni' hybrid compared with melon 'Meloni' female strain and male strain based on analysis using PCR-ISSR method. This research was carried out by planting melon to determine the main characters owned by male and female strains of melon 'Meloni'. Furthermore, the cross between male and female strains of melon 'Meloni' was used to obtain the seed of melon 'Meloni' as hybrid melon. Then it is necessary to do the phenotypic characterization of melon 'Meloni' hybrid, as well as DNA isolation and genetic variations between melon 'Meloni' hybrid with melon 'Meloni' male and female strains using the PCR-ISSR method. The results showed that the hybrid melon 'Meloni' has a stable phenotype and its characters were combinations of melon 'Meloni' female strain and male strain. Melon 'Meloni' females, male strains, and hybrids have been molecularly stable based on testing with PCR-ISSR and have a similarity level of 100%.
Kata Kunci : melon 'Meloni', pemurnian galur, tanaman hibrida, karakter fenotip, PCR-ISSR