Laporkan Masalah

PENGARUH HERBAL VIRANUR DAN MENIRAN TERHADAP GAMBARAN HISTOPATOLOGIS PADA TIMUS AYAM PETELUR YANG DIVAKSIN AVIAN INFLUENZA

PRISTIKA IKHLAS, Dr. drh. Bambang Sutrisno, MP.

2018 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN HEWAN

Tanaman obat di Indonesia beraneka macam manfaat untuk pengobatan beberapa penyakit. Herbal Viranur dan Meniran berperan sebagai imunodumudulator. Herbal viranur yang berbahan baku campuran temugiring, kemukus, dan adas serta meniran, banyak digunakan untuk anti hepatotoksik, analgesik, hipotensi, antispasmodik, antivirus, antibakteri, diuretik, antimutagenik, dan aktivitas hipoglikemik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian viranur dan meniran pada timus ayam petelur yang diberi vaksin Avian Influenza. Penelitian ini dibagi menjadi dua kelompok secara acak. Kelompok pertama sebagai kontrol dan kelompok kedua sebagai perlakuan diberikan kombinasi herbal viranur dan meniran dengan dosis masing-masing 200 mg/kg BB dan 100 mg/kg BB. Penelitian ini menggunakan organ timus yang berperan dalam merespon sistem imun. Hasil pengamatan histopatologis menunjukkan timus pada kelompok perlakuan ada penebalan korteks dibandingkan dengan kelompok kontrol. Dari hasil pengamatan disimpulkan pemberian viranur dan meniran dapat meningkatkan aktivitas limfosit T pada ayam petelur yang divaksin Avian Influenza.

This medicinal plants which in Indonesia has variants has benefits to cure some disease. Herbal Viranur and Meniran which role as imunodumudulator. Herbal Viranur consists of mixed raw material of temugiring, steamed, and fennel and meniran which widely used to anti-hepatotoxic, analgesic, hypotensive, antispasmodik, antiviral, antibacterial, diuretic, antimutagenik, and hypoglycemic activity. This research aims to determine the impact of viranur and meniran giving to layer chicken's thymus which were given Avian Influenza vaccine. This research divided into two random groups. The first group as a control and the second group as treatment which are given to the combination of herbal viranur and meniran with each dose 200 mg/kg BB and 100 mg/kg BB. This research used thymus organ which has an important role in responding immune system. The observations of histopathologic preparations showed that the thymus in the treatment group had thicker cortical thickening compared with the control group. From the observation result, concluded that viranur and meniran giving could increase T limfosit activity in laying hens which were given Avian Influenza vaccine.

Kata Kunci : Avian Influenza, Histopatologis, Meniran, Timus, Viranur.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.