Analisis Model Jaringan Sosial pada Rantai Pemasaran Telur Ayam Ras di Desa Triwidadi, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul.
KITTO REDATA PURBA, R. Ahmad Romadhoni Surya Putra, S.Pt., M.Sc., Ph.D ; Dr. Siti Andarwati, S.Pt., MP.
2018 | Skripsi | S1 ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKANDesa Triwidadi merupakan salah satu desa yang ada di Kabupaten Bantul yang sebagian besar warganya mengusahakan budidaya ayam petelur. Hubungan sosial dari aktor-aktor dalam kegiatan budidaya ayam petelur menghasilkan jaringan sosial yang mampu mendukung Desa Triwidadi sebagai salah satu sentra penghasil telur di Kabupaten Bantul saat ini. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi model jaringan sosial pada rantai pemasaran telur dan faktor-faktor pendorong terbentuknya jaringan sosial di Desa Triwidadi, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul. Penelitian dilakukan pada bulan Oktober sampai dengan November 2017. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah informan yang terdiri peternak ayam petelur dan peternak ayam petelur yang menjadi pedagang perantara. Alat yang digunakan dalam penelitian ini antara lain daftar pertanyaan wawancara, alat tulis, alat perekam suara, dan buku catatan. Data yang dikumpulkan berupa data primer. Metode pengumpulan data yang dipergunakan dalarn penelitian ini adalah wawancara. Informan ditentukan dengan teknik purposive sampling. Kriteria yang ditentukan dalam pemilihan informan yaitu: peternak yang sudah beternak lebih dari 1 tahun dan yang mengetahui tentang pemasaran telur ayam ras. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan validitas data menggunakan trianggulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jaringan emosi (sentiment) yang lebih kuat dibandingkan jaringan kekuasaan (power) dan jaringan kepentingan (interest). Hal itu disebabkan karena kedekatan antara peternak dengan pedagang perantara dipengaruhi oleh hubungan kekerabatan, pertemanan dan ketetanggaan. Dominasi jaringan sentiment (emosi) yang terbentuk mengakibatkan tingginya hubungan sosial, kepercayaan, kepedulian, kontrol, dan kerjasama yang terjalin antar pelaku pemasaran telur ayam di Desa Triwidadi. Kondisi ini mengarah kepada sifat homogen sehingga lebih menciptakan kepercayaan (trust) yang dapat dilihat dari efisiensi biaya-biaya transaksi. Kepercayaan yang tinggi menyebabkan mekanisme pemasaran telur berjalan dengan baik sehingga pasokan barang akan mudah didapat.
Triwidadi village is one of the villages in Bantul District that most of citizen are cultivating laying hens. Social relations between actors in the cultivation of laying hens generate a social network that is able to support Triwidadi Village become one of the centers producing eggs in Bantul regency in that time. The purpose of this research is to identify social network model on egg marketing chain and a lot of factors that booster the formation of social network in Triwidadi Village, Pajangan District, Bantul Regency. This survey was conducted from October to November 2017. In this research, researcher used an informant consisting of laying chicken breeders and laying chicken breeders who become retailers. In this research, researcher absolutely use a list of interview questions, stationery, voice recorder, and notebook. In this research, researcher get the primary data set with interview method. The resources specified by purposive sampling. The criteria is breeders that have been farming more than 1 years. Data analysis in this research using descriptive qualitative and data validity using triangulation method. Between the three social networks such as power networks, interest networks and emotions networks, the results show that emotional networks is the stronger than all. Because the closeness between the breeder and the retailer is influenced by kinship, friendship and neighborhood. The dominance of sentiment network (emotion) that is formed makes the high social relationships, trust, awareness, control, and cooperation that exists between marketing of chicken eggs in Triwidadi Village. This condition leads to a homogeneous nature that creates more trust which can be seen from the efficiency of transaction costs. High confidence causes the egg marketing mechanism to run well so that the supply of goods will be easy to obtain.
Kata Kunci : Jaringan sosial, Rantai pemasaran, Telur ayam ras, Desa Triwidadi