Laporkan Masalah

HUBUNGAN ASUPAN PROTEIN, ZAT BESI, DAN VITAMIN C DENGAN KEJADIAN ANEMIA IBU HAMIL

JULI TRI PAMUNGKAS L, Fitra Duhita, M.Keb dan Drs. Zulaela, Dipl. Med. Stats., M. Si

2018 | Tugas Akhir | D4 BIDAN PENDIDIK SV

Anemia merupakan penyebab utama kematian ibu pada saat melahirkan. Kasus anemia paling banyak di Indonesia adalah anemia defisiensi besi. Kadar zat besi dipengaruhi oleh protein didalam tubuh sebagai unsur penunjuk transportasi zat besi dan vitamin C yang membantu mengoptimalkan absorbs besi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan asupan protein, zat besi dan vitamin C terhadap kejadian anemia pada ibu hamil. Metode penelitian merupakan desain analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi terjangkau adalah ibu hamil trimester III di wilayah kerja Puskesmas Pleret. Pengambilan sampel dengan concecutive sampling. Analisis menggunakan Chi-Square (α=0,05) dan analisis regresi logistik ganda. Pengukuran hemoglobin menggunakan Easy Touch GcHb, asupan protein, zat besi dan vitamin C diperoleh menggunakan food record selama 7 hari. Hasil analisis bivariabel menunjukan ada hubungan yang bermakna antara asupan protein (p=0,024, OR=3,667), asupan zat besi (p=0,022, OR=3,833), asupan vitamin C (p=0,011, OR=4,200) dan pemberian makanan tambahan (p=0,004, 0R=6,250) dengan anemia ibu hamil. Sedangkan pada analisis regresi logistik ganda menunjukan bahwa yang mempengaruhi terjadinya anemia pada ibu hamil adalah asupan protein, zat besi dan pemberian makanan tambahan. Perbaikan kualitas dan kuantitas asupan nutrisi sangat penting dengan memperhatikan kombinasi makanan yang dimakan sehari-hari sehingga dapat memenuhi kebutuhan protein, zat besi dan vitamin C. Kata kunci: asupan protein, asupan zat besi, asupan vitamin C, anemia ibu hamil

Anemia is a major cause of maternal death during childbirth. The most prevalen case of anemia in Indonesia is iron deficiency anemia. Iron levels are influenced by proteins in the body as an indicator element of iron and vitamin C that helps optimize iron absorbs. The purpose of this study was to determine the relationship pf protein, iron and vitamin C intake towards the incidence of anemia in pregnant women. The research method is an analytic design with cross sectional approach. Affordable populations are third trimester pregnant women in the work area of Pleret Puskesmas. Sampling with concecutive sampling. Analysis using Chi-Square (α=0.05) and multiple logistic regression analysis. Measurements of hemoglobin using Easy Touch GcHb, protein intake, iron and vitamin C were obtained using food record for 7 days. The result of bivariable analysis showed that there was a significant correlation between protein intake (p = 0,024, OR = 3,667), iron intake (p = 0.022, OR = 3,833), vitamin C intake (p = 0.011, OR = 4,200) and supplementary feeding (p = 0.004, 0R = 6,250) with anemia of pregnant women. While the double logistic regression analysis showed that which affect the occurrence of anemia in pregnant women is the intake of protein, iron and supplementary feeding. Improving the quality and quantity of nutrient intakes isvery important with attention to the combinations of food eaten every day so it can meet the requirements of protein, iron and vitamnin C. Keywords : protein intake, iron intake, vitamin C intake, anemia of pregnant women.

Kata Kunci : Kata kunci: asupan protein, asupan zat besi, asupan vitamin C, anemia ibu hamil


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.