PERAN KEPEMIMPINAN OTENTIK TERHADAP GRIT YANG DIMEDIASI OLEH KETERPERCAYAAN (TRUSTWORTHINESS) PERUSA
SOVI SEPTANIA,
2015 | Tesis |Pencapaian tujuan jangka panjang menjadi fokus utama setiap perusahaan sebagai wujud keberlangsungan perusahaan yang kokoh. Karyawan sebagai tulang punggung perusahaan memerlukan suatu perilaku yang positif dan keinginan yang kuat untuk mencapai tujuan jangka panjang ini. Karakter positif dengan staminan jangka panjang ini dinamakan grit. Permasalahan yang ada saat ini adalah tingginya tingkat turnover karyawan perusahaan yang menjadi salah satu indikator kurangnya keterikatan karyawan dalam pencapaian tujuan jangka panjang perusahaan. Grit diprediksi mampu mendukung pencapaian tujuan jangka panjang perusahaan dan secara empirik mampu menurunkan tingkat turnover. Selain itu, kepemimpinan otentik sebagai proses penyelarasan tujuan menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi grit dimana pengaruhnya tidak langsung tetapi melalui keterpercayaan (trustworthiness) perusahaan. Tujuan dari penelitian ini untuk menguji secara empirik kepemimpinan otentik dalam memprediksi grit karyawan yang dimediasi oleh trustworthiness terhadap organisasi. Penelitian ini menggunakan metode campuran dengan skala sebagai alat pengumpul data kuantitatif dan pertanyaan terbuka sebagai data kualitatif. Total subjek yang terlibat dalam penelitian ini adalah 115 karyawan permanen perusahaan multi-nasional dengan masa kerja minimal 1 tahun. Data dianalisis dengan menggunakan analisis jalur menggunakan program Lisrel 8.8. Hasil penelitian menunjukan kepemimpinan otentik berperan terhadap grit dengan mediasi keterpercayaan (trustworthiness). Secara spesifik, kepemimpinan otentik tidak secara langsung berperan terhadap grit, tetapi menjadi signifikan ketika keterpercayaan dimasukan sebagai mediator. Hasil analisis data kualitatif melalui transformasi data menemukan beberapa kemungkinan faktor internal maupun eksternal yang berpengaruh terhadap grit Kata kunci: kepemimpinan otentik, grit, keterpercayaan
Kata Kunci :