KETERAMPILAN SOSIAL SEBAGAI MEDIATOR ANTARA HUBUNGAN KECANDUAN INTERNET DAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS
Indah Nugraini,
2015 | Skripsi |Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris adanya peran keterampilan sosial sebagai mediator hubungan antara kecanduan internet dengan kesejahteraan psikologis pada remaja. Keterampilan sosial merupakan interaksi sosial baik secara verbal maupun non verbal yang dapat dipelajari sebagai dasar terbentuknya hubungan sosial. Kecanduan internet dapat dikatakan sebagaia penggunan internet yang berlebihan. Sedangkan kesejahteraan psikologis merupakan keseimbangan psikologis individu dalam bersifat postif untuk menjadi lebih baik. Pada penelitian ini menggunakan skala kesejahteraan psikologis dari Ramdhani dan Dita (2014), skala adaptasi kecanduan internet dari Young (2011), dan skala modifikasi keterampilan sosial dari Ramdhani (1994). Subjek penelitian ini adalah remaja berusia 16-24 tahun berjumlah 206 orang (87 laki-laki, 119 perempuan). Hasil dari analisis regresi menunjukkan adanya peran keterampilan sosial sebagai mediator antara hubungan kecanduan internet dan kesejahteraan psikologis. Pengaruh negatifkecanduan internet dapat menurunkan kesejahteraan psikologis apabila keterampilan sosial rendah (R2 = 0,1323, p < 0,01). Keterampilan sosial dan kecanduan internet memberikan sumbangan sebesar 13,23%. Kecanduan internet dapat menjadi prediktor bagi kesejahteraan psikologis (b = -0,1774, p < 0,05). Selain itu kecanduan internet dapat menjadi prediktor bagi keterampilan sosial (b = - 0,314, p < 0,01). Sebanyak 86,77% sisa sumbangan faktor yang dapat menjadi prediktor bagi kesejahteraan psikologis masih dapat dijelaskan oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian. Kata kunci: keterampilan sosial, kecanduan internet, kesejahteraan psikologis, remaja
Kata Kunci :