Laporkan Masalah

DINAMIKA PSIKOLOGIS PENERIMAAN ORANGTUA DENGAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (ABK): STUDI PADA AYAH DENGA

DWI NOVITA SARI,

2015 | Skripsi |

Catatan Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) menunjukkan terdapat 4,2 juta jiwa anak berkebutuhan khusus (ABK) di Indonesia, yaitu presentase 10% anak usia sekolah (5-14 tahun). Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) adalah anak yang mengalami keterbatasan secara fisik, mental, intelektual, sosial atau emosional. Kelahiran anak dalam kondisi berkebutuhan khusus dapat memunculkan respon positif dan negatifdari orangtua. Respon negatif ditunjukkan dengan perasaan sedih, marah, kecewa, terkejut, tidak percaya dengan kenyataan, dan orangtua mengalami gejolak batin. Salah satu respon positif yaitu penerimaan orangtua. Penerimaan orangtua terhadap kondisi anak berkebutuhan khusus ditunjukkan dengan perilaku merawat dan memahami anak. Data dikumpulkan dengan melakukan wawancara terhadap 2 orangtua yang memiliki anak berkebutuhan khusus. Hasil dari penelitian ini yaitu, penerimaan merupakan sebuah proses. Kedua subjek menunjukkan respon negatif terlebih dahulu ketika mengetahui anak lahir dalam kondisi berkebutuhan khusus, akhirnya respon negatif yang ada disertai respon positif. Respon positif muncul karena adanya rasa bersyukur orangtua setelah melihat kondisi anak lain yang lebih parah. Kedua subjek tidak malu dengan kondisi anak, seringkali subjek membawa anak ke tempat umum, hal ini dilakukan sebagai penguatan internal untuk diri sendiri. Respon subjek mempengaruhi perilaku terhadap anak. Subjek penelitian menunjukkan perilaku memahami anak, memberikan yang terbaik untuk anak, menyembuhkan dan memantau kegiatan anak sehari-hari. Terdapat faktor pendorong dan faktor penghambat yang mempengaruhi perilaku orangtua terhadap anak. Faktor pendorong yang mempengaruhi perilaku orangtua yaitu adanya harapan-harapan untuk kesembuhan dan masa depan anak, adanya dukungan sosial dan agar tidak ada penyesalan bagi subjek di kemudian hari. Faktor penghambat perilaku orangtua terhadap anak yaitu perasaan gelisah akan masa depan anak, kesulitan mengontrol emosi anak, biaya pengobatan, kurangnya pengetahuan dan kesulitan melakukan komunikasi diadik dengan anak. Kata kunci : Dinamika psikologis penerimaan, orangtua, anak berkebutuhan khusus (ABK), penguatan internal.

Kata Kunci :


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.