Laporkan Masalah

EFEKTIVITAS EMPATHIC LOVE THERAPY UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN SUBJEKTIF DAN KESIAPAN GURU DI SE

ADMILA ROSADA,

2015 | Tesis |

Pendidikan inklusif telah dilaksanakan di Indonesia sejak disyahkannya UU Sisdiknas tahun 2003. Evaluasi terhadap pelaksanaan pendidikan inklusif ini menunjukkan masih rendahnya kesiapan guru dalam melangsungkan pembelajaran inklusif, padahal guru merupakan pilar utama dalam pendidikan. Guru merasa terbebani dengan tugas fasilitasi anak berkebutuhan khusus (ABK) sehingga mempengaruhi kesejahteraan subjektifnya. Kementerian Pendidikan Republik Indonesia telah menyelenggarakan pelatihan dan bimbingan teknis pelaksanaan pendidikan inklusi ini. Namun beberapa penelitian menunjukkan bahwa pelatihan yang diselenggarakan pemerintah lebih bersifat teknis dan teoritis, belum menyasar ranah afeksinya. Empathic Love Therapy adalah serangkaian pelatihan dengan pendekatan transpersonal yang diberikan sebagai proses pengenalan diri sendiri (self). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Empathic Love Therapy efektif meningkatkan kesejahteraan subjektif dan kesiapan guru melangsungkan pendidikan inklusi. Instrumen pengumpulan data menggunakan skala kesejahteraan subjektif dan skala kesiapan guru. Penelitian ini melibatkan 10 guru pendamping khusus (GPK) dari forum guru sekolah penyelenggaran pendidikan inklusi kota Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Empathic Love Therapy efektif meningkatkan kesejahteraan subjektif namun tidak efektif meningkatkan kesiapan guru dalam melangsungkan pendidikan inklusi. Kata kunci: psikosintesis, pendidikan inklusif, kesejahteraan subjektif, kesiapan guru

Kata Kunci :


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.