EMPATHIC LOVE THERAPY UNTUK MENURUNKAN KECEMASAN PADA ORANG DENGAN GANGGUAN GAGAP
I Putu Ardika Yana,
2015 | Tesis |Gagap adalah gangguan ketidaklancaran bicara, diikuti satu atau lebih perpanjangan kata, penghentian kata, dan penahanan suara. Kegagapan sering diasosiasikan dengan pengalaman yang mengandung emosi negatif yaitu kecemasan dan mengalami double approach-avoidance conflict. Penelitian bertujuan menemukan dinamika psikologis dan proses terapeutik Empathic Love Therapy. Empathic Love dalam psikosintesis adalah kekuatan untuk menciptakan hubungan harmonis antara seluruh aspek psikologis, untuk menemukan aku yang utuh, empati, dan cinta pada keseluruhan diri. Desain penelitian adalah kualitatif studi kasus dengan pemberian Empathic Love Therapy. Hasil penelitian menunjukkan pengalaman orang dengan gangguan gagap terkait dengan kecemasan yang muncul dari pengasuhan yang tidak empatik sehingga mereka berkembang menjadi seseorang yang ingin baik dan sempurna tetapi cemas akan penilaian dan penerimaan orang lain. Empathic Love Therapy dapat menurunkan kecemasan pada kedua partisipan karena mereka dapat mengembangkan cinta yang penuh empati pada keseluruhan aspek pribadinya. Pertumbuhan cinta terjadi ketika ia mulai melepaskan diri dari berbagai identifikasi yang menghambat perkembangan diri, mengharmonisasikan subkepribadian yang berkonflik, menerima dan mencintai seluruh aspek diri. Mereka menjadi diri yang otentik, yang tidak terbatas pada kondisi ketidakberhargaan. Mereka akan menyadari seluruh potensi diri untuk menemukan gambaran tentang hidup hingga membentuk identitas dan transendensi diri. Kata Kunci : psikologi transpersonal, psikosintesis, gagap, kecemasan
Kata Kunci :