DINAMIKA PENERIMAAN DIRI PADA ORANG DENGAN HIV/AIDS (ODHA)
Lusiana Yashinta Ellysa Putri,
2015 | Skripsi |Penerimaan diri merupakan salah satu komponen dari psychological well being. Penerimaan diri merupakan sikap positif terhadap diri sendiri, mengakui dan menerima berbagai aspek diri, dan merasa positif terhadap masa lalunya. Orang dengan penerimaan diri yang baik puas dengan diri sendiri, dengan kualitas-kualitas dan bakat-bakatnya, serta mengakui keterbatasan dirinya. Sebaliknya orang yang penerimaan dirinya buruk merasa dirinya sendiri jelek dan terbayang-bayang masa lalu. Penelitian sebelumnya telah menemukan bahwa penerimaan diri memiliki hubungan dengan psychological distress. Pasien dengan penyakit kronis, misalnya HIV/AIDS, cenderung memiliki masalah dalam penerimaan diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dinamika penerimaan diri pada Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA). Subjek dalam penelitian ini berjumlah 3 orang dengan latar belakang yang berbeda-beda. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan Interpretative Phenomenological Analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tahapan penerimaan diri yang berbeda-beda pada setiap subjek. Perbedaan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor yang dibagi ke dalam 2 kategori: faktor protektif dan faktor risiko.
Kata Kunci :