Laporkan Masalah

HUBUNGAN ANTARA EFIKASI DIRI DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN RESILIENSI PADA REMAJA PEN PENYINTAS YINTA

Errina Puspitasari,

2015 | Skripsi |

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara efikasi diri dan dukungan keluarga dengan resiliensi remaja penyintas erupsi Gunung Merapi tahun 2010. Subjek penelitian adalah remaja penyintas erupsi Gunung Merapi tahun 2010 berusia 15-17 tahun berjumlah 66 orang (24 laki-laki; 42 perempuan). Analisis regresi berganda menunjukkan adanya hubungan antara efikasi diri dan dukungan keluarga dengan resiliensi remaja penyintas erupsi Gunung Merapi 2010 (R 2 = 0,517; p < 0,05). Efikasi diri memberikan sumbangan kepada resiliensi sebesar 51,6% dan dukungan keluarga menyumbang sebesar 0,1%. Efikasi diri dapat menjadi prediktor bagi resiliensi (b = 1,427; p < 0,05). Sementara dukungan keluarga tidak dapat menjadi prediktor bagi resiliensi (b = 0,076; p > 0,05). Sebanyak 48,3% sisa sumbangan faktor yang dapat menjadi prediktor bagi resiliensi masih dapat dijelaskan oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini seperti pola asuh, religiusitas, dan attachment pada orangtua. Kata kunci: efikasi diri, dukungan keluarga, resiliensi, remaja penyintas erupsi, gunung merapi

Kata Kunci :


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.