Laporkan Masalah

IDENTIFIKASI TOKOH WAYANG DALAM PEMBENTUKAN IDENTITAS DIRI DAN PENGHAYATAN SPIRITUALITAS KRISTIANI P

Antonius Handoko,

2014 | Tesis |

Penelitian ini bertujuan untuk memahami proses pembentukan identitas diri dan penghayatan spiritualitas Kristiani melalui identifikasi tokoh wayang pada para penggemar wayang di Muntilan. Identifikasi merupakan proses untuk menjadi sama (identik) dengan sesuatu yang dianggap memiliki kelebihan atau nilai yang tinggi. Tokoh wayang menjadi diri ideal yang diidentifikasikan oleh para penggemar wayang. Mereka belajar dan meneladan karakter dan sifat-sifat utama yang ada pada tokoh wayang idola mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi. Sebanyak tiga orang dipilih sebagai partisipan utama. Proses pengumpulan data dilakukan melalui metode wawancara, observasi, diskusi kelompok fokus (Focus Group Discussion - FGD) dan dokumentasi. Penelitian ini mendapatkan lima buah temuan. Pertama, proses pemilihan tokoh wayang idola didahului dengan pengenalan dan pengetahuan secara mendalam terhadap tokoh wayang idola. Pengenalan ini akan menjadi dasar dalam membuat perbandingan diri. Perbandingan diri ini didasarkan oleh rasa cocok dan sama. Kedua, latar belakang para subjek menentukan pemilihan tokoh wayang idola. Latar belakang ini membuat mereka merasa cocok dengan tokoh wayang tertentu. Ketiga, “rasa” merupakan jembatan yang menghubungkan antara rasa diri dengan sosok wayang yang diidolakan. Keempat, proses pembentukan identitas didapat dengan mengidentifikasikan nilai-nilai dan keutamaan hidup yang ada dalam diri tokoh wayang. Kelima, latar belakang subjek dan pemilihan tokoh wayang idola juga membantu para subjek untuk menghayati spiritualitas Kristiani. Mereka menggunakan nilai-nilai yang mereka dapatkan dari kisah-kisah wayang untuk memahami ajaran-ajaran agama Kristiani sebagaimana terdapat dalam kitab suci. Kata kunci: Identifikasi, identitas, tokoh wayang, spiritualitas Kristiani.

Kata Kunci :


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.