PERAN DUKUNGAN SOSIAL DAN KECERDASAN EMOSI TERHADAP KESEJAHTERAAN SUBJEKTIF PADA REMAJA AWAL
DHIAN RISKIANA PUTRI,
2014 | Tesis |Kesejahteraan subjektif adalah penilaian positif individu terhadap diri sendiri mengenai kehidupan yang ditandai dengan perasaan positif yang dimiliki individu lebih besar daripada perasaan negatif, serta tingginya kepuasan hidup individu dalam lingkungan keluarga, teman, dan sekolah. Kesejahteraan subjektif dipengaruhi oleh faktor internal (seperti: kepribadian, temperamen, kecerdasan emosi, optimisme, dan harga diri), serta faktor eksternal (seperti: dukungan sosial, pendidikan, budaya, dan hubungan sosial). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosi, dukungan sosial, dan kesejahteraan subjektif pada remaja awal. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Kota S, berusia 12-15 tahun. Alat ukur dalam penelitian ini menggunakan tiga skala: skala kesejahteraan subjektif, skala kecerdasan emosi, dan skala dukungan sosial. Uji hipotesis menggunakan analisis regresi berganda dengan variabel moderator yang disebut juga sebagai Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai R 2 pada model regresi ke-3 lebih tinggi, yaitu sebesar 0,667dengan memasukkan interaksi antara variabel kecerdasan emosi dan variabel dukungan sosial (sebagai variabel moderator), sehingga terbukti bahwa variabel dukungan sosial tepat sebagai variabel moderator yang mampu meningkatkan hubungan antara variabel kecerdasan emosi dengan variabel kesejahteraan subjektif.
Kata Kunci :