Laporkan Masalah

PENERIMAAN ORANG TUA YANG MEMILIKI ANAK TUNARUNGU

Cystarini Dian Samodra,

2014 | Skripsi |

Anak tunarungu adalah anak yang mengalami hambatan dalam pendengarannya yang disebabkan karena kerusakan pada sebagian atau seluruh alat pendengaran, dan seringkali menimbulkan permasalahan dalam perkembangan bahasanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika dan pemaknaan subjektif para orang tua yang memiliki anak tunarungu serta faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan orang tua. Tiga orang yang memenuhi kriteria yang telah ditentukan menjadi subjek dalam penelitian ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik wawancara dan observasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan Stevick-Colaizzi-Keen Method of Analysis of Phenomenological Data yang telah dimodifikasi oleh C. Moustakas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga subjek memberikan reaksi negatif saat mengetahui anaknya mengalami tunarungu, tetapi subjek berusaha melakukan coping untuk mengatasi emosi negatif yang mereka rasakan. Faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan orang tua dalam penelitian ini adalah religiusitas, dukungan sosial, usia subjek, tingkat pendidikan, status ekonomi sosial, dan penerimaan diri subjek. Namun, kenyataan yang dialami subjek bahwa mereka memiliki anak yang tunarungu, tetap membuat subjek bangga karena merasa menjadi orang pilihan Tuhan dan merasa jauh lebih bersyukur dengan kehidupannya saat ini. Kata kunci: Penerimaan orang tua, anak tunarungu, reaksi orang tua.

Kata Kunci :


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.