HUBUNGAN ANTARA KUALITAS KEHIDUPAN KERJA DAN INTENSI TURNOVER PADA KARYAWAN HOTEL
LUISA KRISMANINGRUM,
2014 | Skripsi |Turnover karyawan di industri perhotelan memiliki angka yang sangat tinggi. Padahal, industri ini sangat mengandalkan tenaga sumberdaya manusianya. Selain itu intensi turnover sendiri memiliki banyak dampak negatif bagi perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah terdapat hubungan antara kualitas kehidupan kerja dan intensi turnover karyawan hotel. Hipotesis penelitian ini berbunyi ada hubungan negatif antara kualitas kehidupan kerja dan intensi turnover karyawan hotel. Data dikumpulkan menggunakan skala kualitas kehidupan kerja oleh Saraswati (2006) yang dimodifikasi dengan koefisien reliabilitas 0,925 dan skala intensi turnover oleh A’yuninnisa (2013) dengan koefisien reliabilitas 0,875. Subjek dalam penelitian ini adalah 43 karyawan Hotel Inna Garuda dan Ros In Hotel, yang terdiri dari 21 laki-laki, 11 perempuan, dan 11 subjek tidak mencantumkan informasi tersebut. Korelasi product moment dari Pearson digunakan untuk menganalisis data penelitian ini, dan hasilnya mengindikasikan bahwa ada hubungan negatif dan signifikan antara kualitas kehidupan kerja dan intensi turnover karyawan hotel (r = -0,553; p < 0,01). Berdasarkan hasil tersebut, hipotesis dari penelitian ini dapat diterima. Koefisien determinasi dari kualitas kehidupan kerja terhadap intensi turnover karyawan hotel sebesar 30,5%. Kata kunci: kualitas kehidupan kerja, intensi turnover, karyawan hotel
Kata Kunci :