PENGARUH PELATIHAN BEMO “BERSAHABAT DENGAN EMOSI” TERHADAP REGULASI EMOSI REMAJA SEKOLAH MENENGAH AT
REGISDA MACHDY FUADHY,
2014 | Skripsi |Kesehatan mental, yang telah menjadi perhatian masyarakat global, kini merambah pada dunia pendidikan. Sayangnya, fokus pengembangan kesehatan mental di Indonesia belum menyentuh ranah ini. Penelitian ini dilaksanakan dalam rangka mengawali program prevensi dan intervensi kesehatan mental di sekolah dengan memberikan pelatihan regulasi emosi kepada peserta pelatihan. Penelitian juga dilaksanakan dalam rangka menjalankan amanah Undang-undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional bahwa salah satu tujuan pendidikan nasional adalah untuk mengembangkan potensi peserta didik melalui olahrasa. Selain itu, penelitian juga dilaksanakan akibat ketimpangan statistik antara perbandingan jumlah psikolog dan jumlah total warga yang tidak seimbang dimana jumlah psikolog sangat sedikit Penelitian ini merupakan pelatihan yang dirancang secara sistematis mengenai regulasi emosi yang disusun dari aspek-aspek regulasi emosi sebagaimana yang telah disebutkan oleh Gross dan Thompson (2007). Model pembelajaran dari pelatihan ini menggunakan experiential learning. Desain penelitian ini adalah one group pretest-posttest design dan menggunakan skala regulasi emosi untuk mengukur hasil pembelajaran subjek penelitian. Subjek penelitian merupakan delapan orang siswa SMA di Yogyakarta. Hasil uji t menunjukan angka -5.086, dengan p
Kata Kunci :