HUBUNGAN ANTARA KEPERCAYAAN DIRI DENGAN PERILAKU MENYONTEK
DIAH CAHYANINGRUM,
2012 | Skripsi |Dalam dunia pendidikan sering ditemui siswa yang melakukan perilaku menyontek. Munculnya perilaku menyontek dipengaruhi oleh beberapa faktor. Salah satu faktor yang mempengaruhi perilaku menyontek adalah kepercayaan diri. Kepercayaan diri merupakan salah satu aspek kepribadian yang penting dalam kehidupan manusia. Kepercayaan diri merupakan keyakinan akan kemampuan diri sendiri untuk mencapai kesuksesan dalam hidup. Kepercayaan diri yang tinggi cenderung membuat individu percaya akan kemampuan dirinya dalam menghadapi ujian sehingga tidak perlu mengandalkan orang lain ataupun sarana-sarana di luar dirinya dalam menghadapi ujian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepercayaan diri dengan perilaku menyontek. Hipotesis dalam penelitian ini adalah ada hubungan negatif antara kepercayaan diri dengan perilaku menyontek. Subjek pada penelitian ini (N= 60) adalah siswa SMA X, kelas X2 dan XI A4. Kepercayaan diri diukur dengan menggunakan skala kepercayan diri dan perilaku menyontek diukur menggunakan observasi pada eksperimentasi lapangan. Tekhnik korelasi yang digunakan adalah analisis korelasi regresi. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif yang sangat signifikan antara kepercayaan diri dengan perilaku menyontek (r=-0,384; p=0,002), hal ini berarti bahwa hipotesis pada penelitian ini diterima. Hasil analisis menunjukkan besar nilai koefisien determinasi 0,147, hal ini menyatakan bahwa kepercayaan diri memiliki sumbangan efektif sebesar 14,7% terhadap perilaku menyontek. Kata kunci: Kepercayaan Diri, Perilaku Menyontek
Kata Kunci :