Laporkan Masalah

“HARMONIS DALAM PERBEDAAN” SEBAGAI MODUL EVALUASI DIRI DAN PREVENSI KONFLIK PADA PASANGAN BEKERJA

Ika Apriati W.P,

2012 | Tesis |

Kurangnya interaksi adalah salah satu konsekuensi yang dihadapi pasangan bekerja dan konflik yang dialami di kantor dapat terbawa pada interaksi pasangan tersebut di rumah dan juga sebaliknya. “Harmonis dalam Perbedaan” diberikan agar pasangan bekerja dapat memantau diri mereka sendiri dan mengetahui apabila mereka mengalami potensi untuk berkonflik dengan pasangannya. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan dan mengukur efektivitas “Harmonis dalam Perbedaan” sebagai modul evaluasi diri dan prevensi konflik pada pasangan bekerja. Subjek penelitian adalah pasangan bekerja sebanyak masing-masing 4 pasangan (kelompok eksperimen dan kelompok kontrol) dengan usia pernikahan di bawah 5 tahun dan bekerja penuh waktu di luar rumah. Pengukuran dilakukan dengan Gottman The Four Horsemen, self-monitoring frekuensi konflik mingguan, dan The Day Reconstruction Method (DRM). Analisis dengan membandingkan skor kedua kelompok sebelum dan sesudah penelitian dilakukan dengan Mann-Whitney t-test dengan cara menghitung gain score (perubahan nilai). Hasil penelitian menunjukkan bahwa “Harmonis dalam Perbedaan” tidak menurunkan intensitas konflik pernikahan (z=-1.076, p=0.282) dan tidak meningkatkan subjective well- being (z = -1.316, p=0.188) secara signifikan pada pasangan bekerja. Namun, modul mampu menjalankan fungsinya sebagai modul evaluasi diri berdasarkan hasil wawancara dan ditunjukkan dengan menurunnya frekuensi konflik pernikahan pada kelompok eksperimen. Kata kunci : konflik pernikahan, “Harmonis dalam Perbedaan”, pasangan bekerja

Kata Kunci :


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.