PEMETAAN MAHASISWA BERDASARKAN ORIENTASI NILAI DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK ANALISIS KLASTER
SULISTYO KURNIAWAN,
2012 | Skripsi |Orientasi nilai dapat mengarahkan mahasiswa untuk memilih hal-hal yang sesuai tujuan maupun menghindari hal-hal yang tidak sesuai tujuan. Penelitian ini merupakan penelitian eksploratif terhadap orientasi nilai.pada mahasiswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kelompok-kelompok mahasiswa berdasarkan orientasi nilai yang dianutnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis klaster dengan metode hirarki teknik ward’s method, dan metode K-means. Instrumen yang dipakai adalah Portrait Value Questionnaire (PVQ) yang dikembangkan oleh Schwartz (1992), dan telah diterjemahkan ke Bahasa Indonesia oleh Soetjipto (2005). Total responden dalam penelitian ini berjumlah 549 mahasiswa, terdiri dari 165 orang laki-laki dan 384 orang perempuan. Metode hirarki dilakukan untuk melihat jumlah klaster yang proporsional dan metode K-means dilakukan untuk mendapatkan profil dari tiap klaster. Setelah dilakukan analisis didapatkan 6 klaster dengan ciri sebagai berikut: klaster 1, kelompok mahasiswa yang dominan pada nilai power, achievement, hedonism, stimulation, dan self direction; Klaster 2, kelompok mahasiswa yang tidak dominan pada keseluruhan nilai; Klaster 3, kelompok mahasiswa yang dominan pada nilai stimulation dan self direction; Klaster 4, kelompok mahasiswa yang dominan pada nilai stimulation, self direction, universalism, benevolence, tradition, conformity, dan security; Klaster 5, kelompok mahasiswa yang dominan pada nilai hedonism, benevolence, tradition, conformity, dan security; Klaster 6, kelompok mahasiswa yang dominan pada seluruh nilai.
Kata Kunci :