PENYESUAIAN DUSUN JANGKA PANJANG DITINJAU DARI RESILIENSI KOMUNITAS PASCA GEMPA
ANITA NOVIANTY,
2012 | Skripsi |Bencana terjadi tanpa dapat diprediksi. Kebutuhan untuk memanfaatkan kekuatan-kekuatan komunitas menjadi suatu komponen sangat penting dalam model pengurangan risiko bencana yang baru. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan korelasi antara resiliensi komunitas terhadap penyesuaian dusun jangka panjang pasca gempa lima tahun yang lalu. Variabel prediktor dalam penelitian ini adalah resiliensi komunitas, dan variabel kriterium adalah penyesuaian dusun jangka panjang. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari Skala Penyesuaian Dusun merupakan skala modifikasi dari Skala Kesejahteraan Dusun yang disusun oleh (Prawitasari dkk., 2009; Prawitasari, 2011), dan Skala Resiliensi Komunitas yang disusun oleh peneliti. Penelitian ini dilakukan di daerah yang terkena dampak bencana gempa yaitu di Klaten. Data dikumpulkan dari 60 responden terdiri dari 34 pria dan 26 wanita; rentang usia dari 15-78 tahun. Uji reliabilitas dengan Alpha Cronbach mengindikasikan nilai sebesar 0.930 untuk Skala Penyesuaian Dusun dan 0.925 untuk Skala Resiliensi Komunitas. Hipotesis penelitian ini didukung data bahwa terdapat korelasi antara resiliensi komunitas terhadap penyesuaian dusun jangka panjang pasca gempa. Analisis Korelasi Product Moment- Pearson digunakan untuk menganalisis data. Hasil menunjukkan bahwa terdapat korelasi positif antara resiliensi komunitas terhadap penyesuaian dusun jangka panjang pasca gempa (r = 0.571, p
Kata Kunci :