Laporkan Masalah

SISTEM TUJUAN KONSUMEN PADA TAWARAN BERHUTANG

MUH. UNTUNG MANARA,

2011 | Tesis |

Berhutang dan tidak berhutang merupakan pilihan individu dalam rangka mencapai tujuan-tujuan yang dimiliki. Setiap perilaku merupakan kegiatan yang dilakukan dalam rangka memenuhi tujuan (goal directed-behavior). Tidak terkecuali dengan perilaku terkait dengan hutang, apakah perilaku berhutang atau tidak berhutang, juga memiliki tujuan-tujuan tertentu. Penelitian ini bertujuan dalam rangka untuk melihat tujuan-tujuan yang dimiliki oleh konsumen yang berhutang dan konsumen yang menolak hutang dan untuk mengetahui struktur hierarkis tujuan- tujuan tersebut yang terorganisir dalam sebuah sistem tujuan. Penelitian ini menggunakan teknik laddering dalam rangka mengungkap tujuan-tujuan yang dimiliki konsumen yang berhutang dan tidak berhutang. Teknik ini bertujuan mengungkap tujuan-tujuan konsumen yang tersusun secara hierarkis yang terdiri dari action goal, focal goal, dan super-ordinate goal. Instrumen penelitian berupa kuesioner open-ended dikembangkan berdasarkan pertanyaan- pertanyaan pada teknik laddering. Responden terdiri dari 104 yang terdiri dari guru dan staff pada sekolah dasar dan menengah. Jawaban-jawaban responden dianalisis dan dikategorisasi dengan menggunakan metode analisis isi. Dari 104 responden, terdapat 50 menerima hutang dan 54 menolak hutang. Total tujuan yang muncul pada responden menerima hutang sebanyak 720 dan responden yang menolak hutang sebanyak 383. Pada tingkatan action goal, tujuan yang dimiliki oleh konsumen yang berhutang didominasi oleh tujuan-tujuan: investasi, pembiayaan rumah, pembiayaan anak, biaya sekolah, barang tahan lama, dan menabung. Pada level focal goal, tujuan-tujuan konsumen yang berhutang adalah kemapanan ekonomi, kualitas diri, masa depan anak, rumah yang lebih baik, keharmonisan keluarga, meningkatkan standar hidup, motif berjaga-jaga, dan motif social. Pada level tertinggi, super-ordinate goal, tujuan-tujuan konsumen yang berhutang didominasi oleh tujuan produktivitas dan efisiensi, diikuti oleh kebahagiaan dan spiritualitas. Sedangkan pada responden yang menolak hutang,

Kata Kunci :


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.