Laporkan Masalah

IDENTITAS SOSIAL DAN INTEGRASI SOSIAL PETANI DALAM ERA PASAR BEBAS PERTANIAN (Studi Fenomenologis)

P. Priangga Bayu Martiar,

2011 | Tesis |

Petani merupakan sebuah topik yang selalu menarik untuk dibicarakan, terutama bagi konteks Indonesia, karena sepanjang perjalanan sejarah kepertanian di Indonesia, petani selalu mengalami berbagai dinamika yang fluktuatif dibandingkan dengan profesi yang lain, terlebih sejak pasar bebas berjalan, yang mana dalam prakteknya, pelaksanaan sistem pasar bebas tersebut membawa perubahan terhadap dinamika interaksi antar petani. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengungkap dinamika identitas sosial dan integrasi sosial petani di era pasar bebas pertanian. Metode yang digunakan adalah pendekatan fenomenologi. Adapun pertimbangan penggunaan metode ini adalah pertama, terjaminnya seting penelitian yang natural sehingga integritas data dan konteksnya dapat terjaga. Kedua, melalui penelitian kualitatif fenomenologis yang bersifat induktif akan lebih memungkinan peneliti untuk mengkoleksi data secara otentik dan tidak terintervensi oleh pola-pola penggambaran tentang pengalaman petani yang sudah ada sebelumnya. Ada empat proses inti dalam pendekatan fenomenologi yaitu epoche, phenomenological reduction, imaginative variation dan synthesis of meaning and essences. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi kemiskinan dan kesusahan yang dialami membuat petani merasa sebagai kelompok masyarakat bawah. Walaupun begitu, para petani tetap mengembangkan keunikan-keunikan yang menjadi kekhasan masyarakat petani sehingga menghasilkan sebuah identitas sosial baru yang dipegang saat ini. Kondisi kemiskinan yang dialami petani juga membuat mereka semakin terfokus pada pemenuhan kepentingan pribadinya. Hal ini berpengaruh terhadap menurunnya integrasi sosial petani sebagai sebuah kelompok.

Kata Kunci :


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.