PERILAKU BULLYING DITINJAU DARI LINGKUNGAN SEKOLAH
Aryanti Ramadhani,
2011 | Skripsi |Bullying adalah perilaku agresif, dilakukan berulang kali, yang menyebabkan timbulnya perasaan sakit dan menyiksa pada korban, dan terjadi tanpa ada provokasi. Perilaku bullying dipengaruhi oleh lingkungan sekolah. Lingkungan sekolah berkaitan dengan segala fasilitas sekolah yang menunjang perkembangan siswa baik secara moral maupun intelektual. Bullying melibatkan tiga karakter utama, yaitu pelaku, korban, dan saksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan perilaku bullying ditinjau dari lingkungan sekolah. Hipotesis dalam penelitian ini adalah ada perbedaan rata-rata pelaku dan korban bullying ditinjau dari lingkungan sekolah, dan tidak ada perbedaan rata-rata saksi bullying ditinjau dari lingkungan sekolah. Pengukuran dilakukan dengan skala bullying “Aku Bersahabat” yang terdiri dari tiga subskala, yaitu korban, pelaku, dan saksi. Subjek pada penelitian ini adalah siswa SDN L dan SDN P di Yogyakarta sebanyak 160 orang. Berdasarkan hasil analisis, hipotesis terbukti yaitu ada perbedaan rata-rata korban dan pelaku bullying ditinjau dari lingkungan sekolah, namun tidak ada perbedaan rata-rata pada saksi bullying. Analisis data menunjukkan bahwa SDN L memiliki rata-rata korban dan pelaku bullying yang lebih rendah dibandingkan SDN P. Lingkungan sekolah yang mampu menyediakan fasilitas belajar dan bermain yang efektif untuk siswa menunjukkan angka kejadian bullying yang lebih rendah dibandingkan dengan sekolah yang minim fasilitas.
Kata Kunci :