PERAN EFIKASI-DIRI DAN KEBAJIKAN TERHADAP KESEJAHTERAAN PADA PEREMPUAN PENGGUNA KONTRASEPSI DENGAN M
Inge Wattimena,
2011 | Disertasi |Studi ini meneliti peran efikasi-diri dan kebajikan terhadap kesejahteraan pada perempuan pengguna kontrasepsi dengan mediasi stres akibat efek samping. Sepuluh survei pendahuluan dilakukan sebelum penelitian dimulai. Keterkaitan antar variabel secara kuantitatif dirancang dalam suatu model struktur. Penelitian secara kualitatif dilakukan sebagai pendukung penelitian kuantitatif. Jumlah subjek adalah 122 dengan dua di antaranya berpartisipasi dalam penelitian kualitatif. Pengambilan data dan wawancara dipandu secara pribadi oleh peneliti. Dengan structural equation modelling melalui model yang memenuhi syarat kesesuaian model (fit), ditunjukkan bahwa: 1) efikasi-diri, (yaitu kekuatan untuk melaksanakan, mempertahankan, dan yakin akan keberhasilan apa yang diikhtiarkan) berperan positif yang signifikan dalam menyejahterakan; 2) kebajikan (yaitu keluhuran untuk bertanggung jawab, berkepedulian, dan berbagi kasih di dalam kehidupan berkeluarga) tidak berperan secara langsung dalam menyejahterakan; 3) kebajikan tetap merupakan faktor psikologis penting karena kebajikan dengan efikasi-diri merupakan dua kekuatan yang dengan signifikan saling mendukung dengan kuat; 4) stres berperan negatif yang signifikan dalam menyejahterakan; dan 5) efikasi-diri maupun kebajikan, bila dimediasi oleh stres, mempunyai efek total yang lebih kuat dalam menyejahterakan daripada efek langsungnya. Penelitian kualitatif, selain mendukung penemuan kuantitatif, juga menambah temuan tentang norma keluarga, tercapainya tujuan berkontrasepsi, dan ketidaksetaraan gender dalam berkontrasepsi. Kesejahteraan yang terbukti tinggi adalah kesejahteraan dalam konteks interelasi antara diri, suami, dan anak. Stres akibat efek samping tetap ada dan perempuan tetap berkontrasepsi sebagai keputusan yang berani untuk berkorban dalam konteks minus malum (yaitu pilihan terbaik di antara pilihan-pilihan yang jelek), dengan tuntutan agar ditunjukkan jalan keluar dari efek samping dan ada kesetaraan gender dalam berkontrasepsi. Kata Kunci: kesejahteraan, efikasi-diri, kebajikan, stres.
Kata Kunci :