HUBUNGAN ANTARA PENGALAMAN TRAUMATIS DAN TRAUMA PADA PENYINTAS BENCANA ERUPSI MERAPI DI YOGYAKARTA:
SALMA,
2011 | Skripsi |Pengalaman traumatis merupakan salah satu faktor determinan yang meningkatkan resiko munculnya dampak psikologis pasca bencana. Perlu instrumen asesmen cepat yang dapat menilai kerentanan penyintas pasca bencana. Penelitian ini bertujuan mengembangkan instrumen asesmen cepat berupa checklist pengalaman traumatis pada penyintas bencana erupsi gunung berapi. Validitas prediktif instrumen diukur melalui korelasi terhadap gejala trauma. Trauma merupakan salah satu dampak psikologis yang berhubungan dengan pengalaman traumatis. Instrumen disusun berdasarkan kerangka teoritis, data empiris, serta asumsi logis peneliti. Checklist pengalaman traumatis berisi 31 aitem dan tersebar ke dalam aspek stimulus perilaku, visual, dan audio. Trauma dalam penelitian ini diukur dengan menggunakan Harvard Trauma Questionnaire. Penelitian dilakukan terhadap penyintas bencana erupsi Merapi 2010 di wilayah Kabupaten Sleman. Responden diperoleh melalui quota sampling pada 3 kecamatan, yaitu Cangkringan, Turi, dan Pakem. Responden berjumlah 66 orang dengan usia di atas 21 tahun dan proporsi gender yang seimbang. Hasil analisis menunjukkan bahwa instrumen ini valid dan memiliki korelasi positif signifikan terhadap trauma (r= 0,487; p= 0,000). Pengembangan dan pengujian instrumen lebih lanjut perlu dilakukan.
Kata Kunci :