Laporkan Masalah

HUBUNGAN ANTARA STRESSOR LINGKUNGAN PASCA BENCANA DAN GEJALA KECEMASAN PADA PENYINTAS BENCANA ERUPSI

ALINA NURUL MARISAH,

2011 | Skripsi |

Penelitian ini bertujuan untuk menyusun dan mengembangkan sebuah assesmen cepat berupa checklist stressor lingkungan pasca bencana pada penyintas bencana erupsi gunung berapi. Validitas instrumen dalam penelitian ini diperoleh melalui ada atau tidak adanya korelasi positif antara stressor lingkungan pasca bencana dan checklist stressor lingkungan pasca bencana. Bencana sering memaksa penyintas untuk tinggal di hunian sementara yang sebagian besar terdapat ketidaknyamanan, ketidakpastian, dan kekurangan kebutuhan pokok. Kondisi lingkungan pasca bencana tersebut menjadi salah satu faktor yang mengakibatkan munculnya dampak psikologis pasca bencana. Sehingga perlu adanya instrumen assesmen cepat yang dapat menilai kerentanan penyintas pasca bencana. Kecemasan merupakan salah satu dampak psikologis yang berhubungan dengan stressor lingkungan pasca bencana. Instrumen ini disusun berdasarkan kerangka teoritis, data empiris, dan asumsi peneliti. Checklist stressor lingkungan pasca bencana terdiri dari 22 aitem dan terbagi ke dalam beberapa kategori terkait hunian/tempat tinggal, interaksi dengan masyarakat, interaksi dengan anggota keluarga, pemenuhan kebutuhan pokok, isu/ketidakpastian bencana, serta aktivitas-aktivitas normal. Kecemasan dalam penelitian ini diukur dengan menggunakan The Hopkins Symptom Cheklist for Depression and anxiety-25 bagian A. Penelitian dilakukan terhadap penyintas bencana erupsi merapi 2010 di wilayah Kabupaten Sleman. Responden diperoleh melalui quota sampling pada 3 kecamatan, yaitu Cangkringan, Turi dan Pakem. Responden berjumlah 66 orang dengan usia di atas 21 tahun dan proporsi jenis kelamin yang seimbang. Hasil analisis menunjukkan bahwa instrumen ini valid dan memiliki korelasi positif terhadap kecemasan (r = 0,434; p = 0,000). Perlu adanya pengembangan dan pengujian instrumen lebih lanjut.

Kata Kunci :


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.