PROGRAM PENGENALAN DIRI DAN PASANGAN UNTUK MENINGKATKAN KESIAPAN PERNIKAHAN PADA PASANGAN PRANIKAH
PRISCILIA THEA NOVENA,
2011 | Tesis |Studi ini dilatarbelakangi oleh pengalaman peneliti pada saat Praktek Kerja Profesi (PKP) di Puskesmas Moyudan, Sleman. Pelaksanaan konseling pranikah tampak kurang optimal, kemungkinan dikarenakan belum adanya buku panduan bagi Psikolog Puskesmas. Disamping itu, banyak ditemukan pasangan pranikah yang merasa belum siap dalam menghadapi kehidupan pernikahan, misalnya merasa khawatir, takut dan bingung dalam menghadapi perubahan status mereka. Berdasarkan fenomena tersebut, maka perlu adanya Program Pengenalan Diri dan Pasangan yang dapat digunakan oleh psikolog dalam memberikan pembekalan bagi pasangan pranikah. Program ini mencakup proses pengenalan diri dan pasangan hingga kualitas hubungan pasangan serta meningkatkan pemahaman dan keterampilan pasangan mengenai kompleksitas kehidupan pernikahan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Program Pengenalan Diri dan Pasangan terhadap kesiapan pasangan untuk menikah. Peserta dalam penelitian ini sebanyak 10 pasangan pranikah yang akan dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok control sebagai kelompok waiting list. Pengukuran dalam penelitian ini menggunakan Skala Kesiapan Pernikahan yang diberikan pada saat sebelum pemberian program, setelah pemberian program, dan tindak lanjut satu minggu setelah pemberian program. Hasil penelitian dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Analisis kuantitatif yang digunakan adalah uji Mann Whitney dan uji Wilcoxon. Analisis kualitatif menggunakan observasi dan lembar kerja peserta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kesiapan menikah pada kelompok yang mendapatkan Program Pengenalan Diri dan Pasangan dengan kelompok yang tidak mendapatkan Program Pengenalan Diri dan Pasangan, yaitu dengan nilai Z sebesar - 3,475 dan signifikansi (p) sebesar 0,001, yaitu p
Kata Kunci :