Laporkan Masalah

PERAN IDENTIFIKASI AGAMA DAN ETNIS TERHADAP KEPERCAYAAN UMUM DAN KEHATI-HATIAN ORANG MUSLIM—JAWA

Rr. CAHYA WULANDARI,

2011 | Skripsi |

Perbedaan identitas agama dan etnis merupakan salah satu faktor resiko penyebab konflik di Indonesia. Identifikasi yang terlalu berlebihan terhadap agama atau suku tertentu dapat menyebabkan fanatisme yang menjadi faktor resiko munculnya konflik. Di sisi lain, kepercayaan umum telah lama dipandang sebagai pelumas untuk proses sosial yang lebih lancar dan telah dipercaya mampu mengurangi kompleksitas sosial serta mengingkatkan kohesivitas kelompok. Kehati-hatian merupakan variabel yang tidak dapat dipisahkan dari kepercayaan umum, karena kepercayaan umum muncul berdasarkan tingkat ketidakpastian sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah identifikasi agama dan etnis, sebagai identias sosial berperan signifikan terhadap munculnya kepercayaan umum dan kehati-hatian orang Muslim-Jawa. Jika berperan, seberapa besarkah peran tersebut? Data dikumpulkan menggunakan skala kepercayaan umum dan kehati-hatian dari skala Trust (Kim, 2008). Kombinasi antara convenience dan purposive sampling digunakan. Subjek penelitian ini sebanyak 1153 (224 = 19.4% laki-laki dan 929 = 80.4 % perempuan) dan terdiri atas siswa SMA, guru, serta mahasiswa. Data dianalisis dengan menggunakan teknik regresi ganda. Hasil penelitian menunjukkan identifikasi agama dan etnis secara bersama-sama berperan signifikan terhadap kepercayaan umum (F = 20,336; p

Kata Kunci :


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.