EFIKASI DIRI DALAM HUBUNGANNYA DENGAN JENIS-JENIS ORIENTASI TUJUAN BERPRESTASI
IVIRZA RUBYETHA KRIZZIA,
2011 | Skripsi |Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola hubungan yang terbentuk antara efikasi diri dengan jenis-jenis orientasi tujuan berprestasi pada mahasiswa, yaitu orientasi penguasaan dan orientasi performansi (Dweck; Ames; Maehr & Midgley; Nicholls dalam Pintrich & Schunk, 1996). Orientasi penguasaan menempatkan tujuan utama pada penguasaan terhadap materi yang dipelajari dan kemajuan diri. Orientasi ini membantu mengembangkan keterlibatan dalam tugas dan membantu siswa dalam meningkatkan ketertarikan terhadap pelajaran, sedangkan orientasi performansi menempatkan tujuan utama pada perolehan pengakuan baik dari orang lain dengan cara mencari nilai tinggi serta menghindari tugas-tugas yang sulit. Keyakinan individu terhadap kemampuannya dalam mengerjakan tugas tertentu guna memperoleh hasil yang diinginkan dalam situasi yang dihadapinya dapat mempengaruhi seseorang dalam mengadopsi orientasi tujuan berprestasi. Hal ini yang disebut Bandura (1997) dengan sebutan efikasi diri. Duchesne dan Ratelle (2010) menyebutkan bahwa efikasi diri merupakan salah satu dari sekian banyak faktor yang dapat mempengaruhi terbentuknya orientasi tujuan berprestasi. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta (N=106). Skala yang digunakan adalah skala efikasi diri dan skala orientasi berprestasi (AGQ-R) yang disusun oleh Elliot dan Murayama (2008). Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara efikasi diri dengan orientasi penguasaan (r=0,272: p
Kata Kunci :