Laporkan Masalah

PENGARUH IMPLEMENTASI THE ANTI-BULLYING & TEASING PROGRAM FOR PRESCHOOL CLASSROOM TEMA KOMUNITAS OL

Yuliezar Perwira Dara,

2011 | Tesis |

Perilaku prososial anak prasekolah menjadi penentu keberhasilan kompetensi sosial dalam interaksi dengan teman sebaya. Perilaku prososial juga berkontribusi pada kemampuan anak dalam menghadapi perilaku bullying. Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh implementasi program the anti teasing and bullying program for preschool classroom tema komunitas (adaptasi dari Sprung, Froschl, & Hinitz, 2005) oleh guru dalam meningkatkan perilaku prososial anak usia prasekolah. Subyek penelitian adalah 1 kelompok anak (27 anak) usia 4 hingga 5 tahun dari taman kanak-kanak di Kabupaten Sleman-Yogyakarta yang menyatakan persetujuan tertulis untuk terlibat dan tidak menerapkan program lain yang sejenis selama penerapan program berlangsung. Guru-guru kelas sebagai tutor dalam penerapan program. Penelitian dilakukan secara eksperimen kuasi, dengan desain eksperimen interupted time series with removed treatment. Program diadaptasi dari manual The Anti-Bullying & Teasing program for Preschool Classroom (Sprung, Froschl, & Hinitz, 2005) terdiri dari 10 aktivitas kelas yang dilaksanakan dan diukur setiap hari berturut dalam 30 menit. Baseline awal diukur 4 kali, fase implementasi program diukur dalam 9 kali pengamatan, dan baseline kedua diukur 3 kali. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi time sampling dengan teknik pencatatan tally (turus). Analisis data melalui repeated measure t-test serta analisis visual dalam dan antar kondisi, dengan mengamati grafik kemunculan perilaku serta melihat kecenderungan arah dan level perubahan perilaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan frekuensi terjadinya perilaku prososial ketika penerapan program dibandingkan saat tidak diterapkan program. Perilaku prososial anak meningkat ketika program diterapkan dan menurun ketika program dihentikan.

Kata Kunci :


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.