Penelitian ini mencoba menggali makna konflik pekerjaan-keluarga bagi individu, bagaimana awal mula
Penelitian ini mencoba menggali makna konflik pekerjaan-keluarga bagi individu, bagaimana awal mula,
2011 | Tesis |Penelitian ini mencoba menggali makna konflik pekerjaan-keluarga bagi individu, bagaimana awal mula terjadi dan strategi apakah yang digunakan untuk menyelesaikan konflik tersebut. Serta untuk mengetahui apakah konflik yang muncul baik itu pekerjaan-keluarga ataupun keluarga-pekerjaan berkaitan dengan performansi kerja. Studi fenemenologi ini menggunakan wawancara secara intensif dan mendalam, dengan menggunakan tape recorder lalu ditulis, untuk kemudian dianalisis. Wawancara kepada 4 subyek dipilih dengan menggunakan theoritical sampling. Analisis penelitian dilakukan dengan : (1) memahami pernyataan penting, (2) membuat makna pernyataan, (3) membuat intisari pernyataan, dan (4) menggambarkan secara mendalam. Sementara, untuk verifikasi penelitian dilakukan dengan menggunakan member-check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jam kerja yang tinggi, beban kerja yang banyak serta hubungan dengan rekan sekerja yang tidak harmonis merupakan penyebab konflik di pekerjaan. Sedangkan, pembagian waktu antara tugas di kantor dan rumah tangga, beban kerja sebagai ibu rumah tangga, emosi yang terbawa dari kantor dan waktu yang sering dihabiskan untuk bekerja merupakan sumber konflik dalam keluarga. Dampak dari konflik bagi subyek seperti susah konsentrasi dalam bekerja, bad mood, tidak semangat, dan kelelahan fisik. Strategi penyelesaian konflik yang diambil berupa menghindari, mengakomodasi, kompetisi serta kompromi. Sedangkan, bagi performansi kerja, subyek tetap merasa semangat, menikmati pekerjaan, berusaha terus positive thinking dan lebih berhati-hati untuk tidak membiarkan konflik berlarut-larut sehingga dapat mengganggu performansi kerja mereka.
Kata Kunci :