MOTIVASI MENJADI RELAWAN LSM PADA PROGRAM PENANGANAN DIFABEL KORBAN GEMPA PASCA GEMPA BUMI 27 MEI 20
Iyan Sofyan,
2011 | Tesis |Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap secara mendalam mengenai motivasi dan dinamikanya dari beberapa orang korban gempa yang memutuskan menjadi relawan LSM dalam penanganan difabel korban gempa pasca gempa bumi 27 2006 pada program DFP (Disabillity Focal Point) di LSM Dria Manunggal. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengambilan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara wawancara mendalam depth interview) berdasarkan pedoman wawancara kepada 4 orang responden yang menjadi subyek penelitian. Teknik pemilihan responden menggunakan prosedur pengambilan sampel teoritis (theoritical sampling), dalam hal ini responden yang dipilih adalah mereka yang mampu memberikan informasi sesuai dengan fokus dan tujuan penelitian ini. Validitas hasil penelitian dengan menggunakan intersubjective validity. Hasil penelitian ini menunjukan ada 3 faktor motivasional korban gempa menjadi relawan. Pertama karena adanya rasa empati yang kuat yakni perasaan senasib sesama korban gempa. Kedua disebabkan adanya proses learning berkaitan dengan keterkaitan kegiatan kerelawanan dan bidang difabilitas yang merupakan sesuatu hal yang baru bagi pengalaman kehidupan mereka. Ketiga, adanya dukungan fasilitasi dan kepercayaan dari LSM terhadap kegiatan-kegiatan relawan di lapangan yang dilakukan korban secara individual dan tim dengan proaktif. Ketiga faktor tersebut yang membuat mereka termotivasi dari awal hingga program penanganan difabel korban gempa usai dilaksanakan.
Kata Kunci :