Laporkan Masalah

PERAN KOMPETENSI EMOSI DAN KETERIKATAN PADA SEKOLAH TERHADAP PRESTASI AKADEMIK SISWA UNGGUL DI SMA N

I Wayan Dharmayana,

2010 | Disertasi |

Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran kompetensi emosi dan keterikatan pada sekolah terhadap prestasi akademik siswa unggul. Subjek penelitian adalah siswa tahun terakhir pada SMA Negeri Yogyakarta yang berprestasi ujian nasional SMP tergolong unggul, berjumlah 417 siswa, terdiri dari 173 siswa laki-laki dan 244 siswa perempuan; 51 siswa program IPA akselerasi, 270 siswa program IPA regular, dan 96 siswa program IPS regular, dengan rerata usia 16,9 tahun. Pengumpulan data menggunakan skala psikologi, tes, dan dokumentasi. Pengolahan data menggunakan analisis persamaan struktural dengan program AMOS 6.0. dan SPSS versi 13.0. Hasil penting penelitian adalah ada kesesuaian antara model modifikasi dengan data emperis (model fit). Artinya model teoritis peran kompetensi emosi dan keterikatan pada sekolah terhadap prestasi akademik siswa unggul sesuai dengan data empiris. Kompetensi emosi, keterikatan pada sekolah, dengan mengonrol nilai Ujian Nasional SMP dan inteligensi berperan langsung dan tidak langsung terhadap prestasi akademik, dan menjelaskan 22 persen variasi prestasi akademik. Kompetensi emosi berperan tidak langsung terhadap prestasi akademik melalui peran langsung keterikatan pada sekolah. Nilai UN SMP berperan langsung terhadap prestasi akademik berkorelasi dengan inteligensi dan kompetensi emosi. Uji kesesuaian model modifikaasi berdasarkan jenis kelamin dan program belajar juga menegaskan bahwa model fit, konsisten dengan hasil uji kesesuaian model secara keseluruhan. Temuan penelitian menyarankan agar keterikatan pada sekolah mendapatkan penekanan di dalam kebijakan sekolah dan pendidikan demi kesuksesan siswa di sekolah. Penyelenggaraan pendidikan dan pembelajaran di sekolah, tidak hanya terfokus pada keluaran prestasi akademik saja, melainkan juga pada keluaran keterikatan siswa pada sekolah sebagai suatu faktor anteseden yang berpengaruh langsung terhadap prestasi akademik. Usaha dan intervensi program sekolah dalam rangka optimalisasi prestasi akademik siswa, sudah semestinya memperhatikan peran faktor kompetensi emosi dan keterikatan pada sekolah sebagai bagian penting dan integral dari program pendidikan di sekolah.

Kata Kunci :


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.