MENGHAFAL AL-QUR’AN ITU MUDAH, MENJAGANYA YANG SULIT DINAMIKA REGULASI DIRI PADA REMAJA PENGHAFAL AL
Lisya Chairani,
2010 | Tesis |Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami dinamika regulasi diri pada remaja penghafal Al-Qur’an. Regulasi diri pada remaja penghafal Al-Qur’an merupakan upaya untuk melakukan penjagaan terhadap hafalan yang telah dikuasai baik secara kuantitas maupun kualitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis. Responden pada penelitian ini adalah delapan orang remaja penghafal Al-Qur’an yang dibagi dalam dua kelompok yaitu enam orang penghafal Al-Qur’an yang masih istiqomah (konsisten) dan dua orang penghafal Al-Qur’an yang telah memutuskan untuk berhenti menghafal. Hasil wawancara mendalam menunjukkan bahwa regulasi diri pada remaja penghafal Al-Qur’an dipengaruhi oleh niat, tujuan, motivasi, ketersediaan sumber dukungan, proses penjagaan dan pemaknaan pada proses menghafal Al-Qur’an. Penelitian ini selanjutnya menemukan bahwa dinamika regulasi diri pada remaja penghafal Al-Qur’an terbagi menjadi tiga yaitu: (a) regulasi diri intrapersonal yang meliputi dinamika pemeliharaan dan pencapaian tujuan, dinamika aspek-aspek motivasional dan dinamika regulasi afeksi, (b) regulasi diri interpersonal yang meliputi dinamika regulasi pada hubungan teman sebaya, keluarga, guru/pembimbing dan sesama manusia melalui dakwah, (c) regulasi diri metapersonal atau transendental yaitu regulasi diri yang berhubungan dengan Sang Pencipta. Pada regulasi diri metapersonal responden dapat merasakan adanya kehadiran dan kekuatan Tuhan dalam upaya meregulasi diri. Kata kunci : Menghafal Al-Qur’an, regulasi diri intrapersonal, regulasi diri interpersonal, regulasi diri metapersonal/transendental.
Kata Kunci :