Laporkan Masalah

PERAK-ZEOLIT SEBAGAI BAHAN ANTIBAKTERI Esherichia coli

MARINA ARYASARI, Karna Wijaya

2005 | Skripsi | PROGRAM STUDI S-1 ILMU KIMIA

Telah dibuat perak-zeolit yang merupakan bahan antibakteri dengan cara mengembankan kation Ag+ ke dalam zeolit dengan metode pertukaran ion. Bahan antibakteri itu selanjutnya dikarakterisasi dengan analisis difraksi sinar-X dan analisis pengaktifan netron untuk mengetahui konsentrasi Ag+ di dalam zeolit paska pertukaran ion. Analisis difraksi sinar-x menunjukkan kandungan zeolit adalah campuran dari mordenit, klinoptilolit dan kuarsa. Perak-zeolit dibuat dengan cara merefluks campuran zeolit dan larutan AgN03 0,15 M selama 48 jam pada temperatur 70 °C. Analisis pengaktifan netron memberikan hasil bahwa perak-zeolit mengandung 3,94% (bib) logam Ag, yang menunjukkan pengembanan kation Ag+ telah berhasil dilakukan. Pengujian perak-zeolit sebagai antibakteri dilakukan dengan metode perhitungan cawan tuang yaitu dengan mencampurkan 0, 7, 15, 25, 50 mg cuplikan ke dalam 100 mL larutan bakteri E. coli dengan konsentrasi 250 cfu/mL, kemudian sejumlah bakteri hidup dihitung setelah kontak dengan bahan selama 0, 2, 4, dan 24 jam. Hasil pengujian antibakteri menunjukkan bahwa 15 mg perak-zeolit dapat membunuh bakteri E. coli dalam larutan dari konsentrasi 230 cfu/mL menjadi 0 cfu/mL setelah kontak dengan bakteri selama 4 jam. Hal ini membuktikan bahwa perak-zeolit merupakan bahan antibakteri yang efektif. Sementara itu 50 mg zeolit tidak menunjukkan efek antibakteri. Larutan bakteri E. coli 250 cfu/mL digunakan sebagai larutan kontrol untuk mengetahui pertumbuhan bakteri selama 24 jam.

Kata Kunci : PERAK-ZEOLIT, BAHAN ANTIBAKTERI Esherichia coli


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.