PENENTUAN HARGA ASET PADA LIQUIDITY-ADJUSTED CAPITAL ASSET PRICING MODEL (LCAPM); ASSET PRICING ON LIQUIDITY-ADJUSTED CAPITAL ASSET PRICING MODEL (LCAPM)
Rio Rizki Aryanto, Dedi Rosadi
2015 | Skripsi | PROGRAM STUDI STATISTIKADalam pasar modal tidak semua aset dapat dijual dengan cepat atau likuid. Likuiditas menyatakan mudah atau tidaknya aset dijual di pasar modal dengan cepat. Aset yang tidak likuid adalah aset yang tidak dapat dijual dengan cepat di pasar modal dikarenakan sedikitnya pembeli yang berminat terhadap aset tersebut. Aset tersebut mempunyai risiko likuiditas yaitu risiko yang dimiliki pemegang aset selama menahan aset tersebut sebelum akhirnya terpaksa menjualnya di bawah harga pasar. Likuiditas aset dinyatakan dengan biaya likuiditas dan risiko likuiditas dimana kedua faktor tersebut mempengaruhi tingkat pengembalian atau return dari aset. Liquidity-Adjusted Capital Asset Pricing Model (LCAPM) adalah suatu model yang menggunakan likuiditas aset dalam menghitung tingkat pengembalian atau return dari aset tersebut. Pada model LCAPM risiko likuiditas diwakili oleh tiga nilai kovariansi yaitu kovariansi antara likuiditas aset dengan likuditas pasar, kovariansi antara return aset dengan likuiditas pasar dan yang terakhir adalah nilai kovariansi antara likuiditas aset dengan return pasar. Dengan menggunakan model LCAPM dapat dilihat bagaimana pengaruh likuiditas dalam menentukan harga aset. LCAPM merupakan model pengembangan dari Capital Asset Pricing Model (CAPM). Dengan membandingkan portofolio dari kedua model tersebut dapat dilihat model manakah yang memiliki return lebih besar. Dari hasil perbandingan tersebut diperoleh bahwa portofolio LCAPM menghasilkan return yang lebih besar.
Kata Kunci : Likuiditas, Risiko Likuiditas, CAPM, Saham, Portofolio, Return