SINTESIS DAN KARAKTERISASI KATALIS NH2/MCM-41 BERBASIS SILIKA LUMPUR SIDOARJO UNTUK TRANSESTERIFIKASI MINYAK SAWIT; SYNTHESIS AND CHARACTERIZATION OF NH2/MCM-41 CATALYST BASED ON SILICA OF SIDOARJO MUD FOR PALM OIL TRANSESTERIFICATION
HAFIDZ MIFTAHUL KHOIRI, Triyono
2015 | Skripsi | PROGRAM STUDI KIMIATelah dilakukan sintesis dan karakterisasi katalis NH2/MCM-41 dengan sumber silika yang berasal dari lumpur Sidoarjo. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh persen mol N/Si pada NH2/MCM-41 terhadap pembentukan metil ester hasil transesterifikasi. Pemisahan silika dari lumpur Sidoarjo dilakukan dengan metode refluks. Lumpur hasil refluks kemudian dianalisis dengan X-ray Flouresense (XRF) dan digunakan sebagai sumber silika dalam sintesis MCM-41. MCM-41 disisntesis menggunakan metode hidrotermal pada suhu 100 °C selama 24 jam dan dikalsinasi pada suhu 540 °C selama 5 jam. Modifikasi MCM-41 dilakukan menggunakan metode grafting dengan menambahkan (3-Aminopropil)trimetoksisilan (3-APTMS) dengan persen mol N/Si 1, 3, 5 dan 10 untuk memperoleh NH2/MCM-41. MCM-41 dianalisis menggunakan XRD, FT-IR, GSA dan TEM. NH2/MCM-41 dianalisis menggunakan FT-IR dan GSA. Proses transesterifikasi minyak sawit dilakukan dengan kondisi rasio mol metanol/minyak=15 dan katalis 10% b/b terhadap minyak selama 2 jam. Produk hasil transesterifikasi dianalisis menggunakan GC-MS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa NH2/MCM-41 hasil sintesis memiliki diameter pori 3,5 nm dan luas permukaan 390,94 m2/g. Konversi (% b/b) tertinggi diperoleh menggunakan katalis NH2/MCM-41 5% yaitu 90,44% b/b. Pada penentuan umur katalis, katalis terdeaktivasi setelah digunakan dua kali (umur katalis?4 jam).
Kata Kunci : Lumpur Sidoarjo, NH2/MCM-41, minyak sawit, transesterifikasi, umur katalis