PENERAPAN PEMODELAN FUZZY TAKAGI-SUGENO-KANG DAN PENCARIAN TABU PADA OPTIMASI PENJADWALAN TEBANGAN HUTAN TANAMAN; IMPLEMENTATION TAKAGI-SUGENO-KANG FUZZY MODEL AND TABOO SEARCH ON OPTIMISING OF TIMBER PLANTATION HARVESTING SCHEDULLING
DJOKO SOEPRIJADI, Subanar
2014 | Disertasi | S2 ILMU KOMPUTERPenjadwalan tebangan hutan adalah alokasi kegiatan tebangan menurut tempat dan waktu untuk memenuhi tujuan pemanfaatan hasil hutan secara lestari. Luasnya kawasan hutan dan panjangnya rentang waktu pengelolaannya menyebabkan penentuan jadwal tebangan optimum masih merupakan permasalahan utama. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat sistem penjadwalan tebangan optimum pada kawasan hutan tanaman industri yang telah tertata. Sistem yang dihasilkan diharapkan dapat memperbaiki kegiatan penjadwalan tebangan untuk menghasilkan jadwal tebangan yang memaksimumkan produksi hutan tanaman industri, namun tetap memberikan jaminan bagi kelestarian tebangan dan tegakan tinggalnya dalam jangka waktu sepanjang mungkin. Penjadwalan tebangan optimum memerlukan dukungan peramalan dinamika potensi tegakan yang dapat diandalkan. Dalam penelitian ini model fuzzy Takagi- Sugeno-Kang (TSK) dikaji keandalannya sebagai alternatif metode peramalan potensi tegakan. Beberapa model fuzzy TSK disusun dan diuji dengan menggunakan RMSE sebagai indeks performanya. Model terbaik selanjutnya digunakan dalam peramalan dan penjadwalan tebangan. Metode pencarian tabu digunakan dalam penentuan jadwal terbaik. Peningkatan efisiensi proses pencarian tabu, dilakukan dengan terlebih dahuu menentukan solusi awal melalui simulasi daur optimum dan dengan melakukan pengelompokan terhadap elemen-elemen solusinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa model fuzzy TSK memiliki keandalan yang lebih baik dibanding dengan pemodelan statistik. Keandalan model dipengaruhi oleh formulasi implikasi kaidah-kaidahnya. Dalam batasan kelestarian, jadwal terbaik yang diperoleh melalui pencarian tabu ternyata mampu menghasilkan perolehan hasil hutan (kayu) yang lebih tinggi dibanding dengan jadwal aktual yang ditentukan berdasarkan daur 6 tahun. Simulasi daur dan pengelompokan elemen-elemen solusinya ternyata mampu mengefisienkan proses pencarian terutama pada kasus penjadwalan tebangan yang sangat besar.
Kata Kunci : Model fuzzy Takagi-Sugeno-Kang, Simulasi Daur, Pencarian Tabu