SORPSI DAN PELEPASAN KURKUMIN DARI BEADS KARAGINAN-KITOSAN DENGAN EMULSIFIER ASAM STEARAT; SORPTION AND RELEASE OF CURCUMIN FROM CARRAGEENAN-CHITOSAN BEADS USING EMULSIFIER STEARIC ACID
NUNGKI PARADITA KARTIKASARI, Dwi Siswanta
2015 | Skripsi | Program Studi S1 KimiaTelah dilakukan penelitian mengenai laju pelepasan kurkumin dari beads karaginan-kitosan dengan penambahan asam stearat sebagai emulsifier. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas beads dalam melepaskan kurkumin di dalam larutan buffer:etanol (v/v). Pengaruh komposisi kurkumin, asam stearat, etanol, dan variasi pH terhadap laju pelepasan kurkumin telah dipelajari dalam penelitian ini. Beads dibuat dengan cara menambahkan asam stearat dalam larutan kitosan 1,5% kemudian dicampurkan ke dalam larutan karaginan. Larutan NaOH/KCl digunakan sebagai agen pembentukan beads yang kemudian disalut kurkumin dengan cara adsorpsi. Beads yang dihasilkan kemudian dikarakterisasi dengan spektrometer IR. Laju pelepasan kurkumin pada beads dilakukan dengan merendam beads dalam buffer:etanol selama 6 jam, kemudian dianalisis menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Kinetika pelepasan kurkumin dianalisis dengan persamaan laju orde nol, orde satu, model Higuchi dan model Korsmeyer-Peppas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan kurkumin 50 ppm persentase pelepasannyanya adalah yang paling sedikit dibandingkan kurkumin 100 dan 150 ppm. Penambahan etanol pada media pelepasan menyebabkan persentase pelepasan kurkumin semakin besar. Pada variasi pH, nilai pelepasan kurkumin berturut-turut adalah pH 4> pH 1> pH 7. Pada varisi asam stearat pada penambahan asam stearat 15 mg adalah yang paling besar nilai pelepasannya dibandingkan dengan penambahan asam stearat 5 dan 10. Pelepasan optimum diperoleh pada penambahan asam lemak 5 mg pada dengan k yaitu sebesar 48,6519 menit0,0580 dengan mekanisme pelepasan secara difusi.
Kata Kunci : asam stearat, beads karaginan, kitosan, pelepasan kurkumin