IDENTIFIKASI STRUKTUR GEOLOGI LAPANGAN PANASBUMI “CQ42” MENGGUNAKAN METODE GRAVITASI DENGAN PENAPISAN MOVING AVERAGE DAN ANALISIS SECOND VERTICAL DERIVATIVE; GEOLOGICAL STRUCTURE IDENTIFICATION IN GEOTHERMAL FIELD “CQ42” USING GRAVITY METHOD WITH MOVING AVERAGE FILTER AND SECOND VERTICAL DERIVATIVE ANALYSIS
Apriaditama Dwi Suwarno, Imam Suyanto
2014 | Skripsi | PROGRAM STUDI GEOFISIKALapangan “CQ42” memiliki potensi panasbumi, oleh karena itu dilakukan penelitian dengan menggunakan metode gravitasi di area tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi struktur geologi yang bekerja pada sistem panasbumi lapangan “CQ42”. Proses pengambilan data dilaksanakan pada bulan Juni – Agustus 2012 pada area 22 x 26 km2 dengan spasi antar titik kurang lebih 350 m menggunakan gravimeter SCINTREX AUTOGRAV CG-5. Pemrosesan data awal berupa data anomali Bouguer lengkap yang selanjutnya ditapis menggunakan metode moving average untuk memisahkan antara anomali regional dengan anomali residualnya. Anomali residual yang didapat selanjutnya dianalisis menggunakan analisis Second Vertical Derivative (SVD) untuk mengidentifikasi jenis struktur yang ada di area penelitian. Model 2,5D yang dibuat berjumlah enam disayat pada anomali residual yang dikorelasikan dengan analisis SVD dan data geologi. Hasil pemodelan menunjukkan 4 perlapisan batuan yang menumpang diatas basement (2,8 gr/cm3). Perlapisan tersebut adalah endapan gunungapi Bukit Daun (1,8 gr/cm3), endapan gunungapi Aning – Aning (1,8 gr/cm3), endapan gunungapi Hulu Palik (2,2 gr/cm3) sebagai cap rock, batuan breksi bagian dari Formasi Hulu Simpang (2,52 gr/cm3) sebagai reservoir, dan intrusi andesit (2,7 gr/cm3) sebagai heat source. Keberadaan struktur geologi sebagai jalur naiknya fluida ke permukaan sebagai manifestasi dikontrol oleh keberadaan sesar geser dekstral Ketaun di sebelah Timur area penelitian.
Kata Kunci : anomali residual, moving average, SVD, sistem panasbumi